BerandaEventIndo EBTKE ConEx 2019 Berubah Menjadi B2C

Indo EBTKE ConEx 2019 Berubah Menjadi B2C

Published on

spot_img

Ancaman penggunaan energi fosil yang terdiri dari minyak bumi, gas, dan batubara adalah cadangan yang akan terus menurun serta memberikan dampak negatif pada lingkungan hidup sehingga menjadi ancaman besar bagi kehidupan manusia. Transformasi energi fosil ke energi terbarukan menjadi isu yang sangat penting bagi keberlanjutan energi dunia. Komitmen Indonesia pada pengembangan energi baru, terbarukan dan konservasi energi telah dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi yang telah menetapkan bauran dalam energi nasional sebesar 23% pada tahun 2025.

BACA JUGA:  IPEX 2017 menghadirkan KPR BTN Merdeka

Untuk mencapai target itu, pemerintah telah membangun PLTPB (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Bio Energi, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga PLT Bayu (PLTB), serta pengembangan energi non-listrik, yaitu biogas dan B20. 

Sebagai bentuk dukungan pada pemerintah dalam pengembangan energi baru, terbarukan dan konservasi energi METI (masyarakat Energi Terbarukan Indonesia) sebuah organisasi nirlaba yang aktif menyebarluaskan dan mempromosikan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia mengadakan Indonesia EBTKE ConEx (Indonesia Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Konferensi dan Exhibition) yang akan berlangsung pada tanggal 6-8 November 2019 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta.

BACA JUGA:  Transaksi IFEX 2018 Meningkat 14 Persen

Event yang diselenggarakan ke-8 kalinya ini didukung oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, bertemakan “Energy Transition Toward Sustainable Energy Era“. Gelaran yang menggunakan lahan seluas 4.000 meter persegi akan diikuti lebih dari 50 peserta pameran, dari perusahaan yang bergerak dalam bidang energy developer, resources contractor, survey company, equipment, manufacture, suppliers, financial & investment institution, supporting consultants, policy maker & government related agency, dan civil society organization. Selain dari perusahaan dalam negeri, acara ini juga diikuti peserta asing, di antaranya negara-negara Nordic dan negara-negara Asia, seperti China. Selain itu, lebih dari 500 orang akan mengikuti program konferensi dengan 40 tema, selain itu akan juga diadakan B2B matching.

spot_img
spot_img

Indonesia Women Fest 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Kebutuhan Perempuan dalam Satu Platform

Tangerang, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo bersama GRID Network resmi membuka Indonesia Women Fest (IWF)...

Indowood Expo 2026 Hadirkan Teknologi dan Inovasi Masa Depan Industri Mebel Nasional 

Surabaya, Venuemagz.com – Indonesia kian memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama industri kayu...

Sambut Liburan Sekolah, Archipelago Hotels Luncurkan Kampanye School’s Out, Let’s Go!

Jakarta, Venuemagz.com -- Memasuki musim liburan sekolah 2026, antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan bersama...

Sebotol Kaya Jam, Oleh-Oleh dari Swiss-Belinn Manyar Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com - Ada yang berubah dari cara orang mengingat sebuah perjalanan. Dulu, oleh-oleh...