Pada penyelengaraan kali ini ditujukan untuk mengenalkan dan mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam pengembangan dan penggunaan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, terutama generasi milenial untuk lebih sadar akan penggunaan energi dan konservasi energi untuk masa depan serta diadopsi menjadi gaya hidup yang “berkelanjutan dan bertanggung jawab”.
Suryadama, Ketua Umum METI, mengatakan, “Pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya kami telah berhasil menghubungkan berbagai industri yang berhubungan dengan Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, tahun ini kami ingin mengajak masyarakat untuk terlibat dalam penggunaan energi baru, terbarukan dan Konservasi Energi.”
Untuk dapat mengajak masyarakat mengunjungi tentunya dibutuhkan effort lebih dari Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara Indonesia EBTKE ConEx, di antaranya adalah dengan membuat berbagai konten menarik agar target 6.000 orang, dari sebelumnya yang 4.000 pengunjung, dapat tercapai.
Adrian Lembong, Ketua Indo EBTKE ConEx 2019, mengatakan, “Indonesia EBTKE ConEx akan bertransformasi dari sebelumnya B2B menjadi B2C. Untuk itu, kami berharap Dyandra Promosindo selaku penyelenggara untuk mewujudkannya.”
Pada gelaran kali ini untuk pertama kalinya diadakan kompetisi untuk peneliti dan inovator-inovator muda dalam bidang energi terbarukan. “Tahun ini untuk pertama kalinya diadakan kompetisi yang diikuti inovator-inovator muda oleh METI. Saat ini diikuti oleh 16 perguruan tinggi, tahun depan diharapkan keterlibatan 200 tim untuk disaring menjadi 20 sampai 25 tim untuk dikompetisikan,” ujar Adrian Lembong.




