Jakarta, 26 Februari 2026 – Dyandra Promosindo berkolaborasi dengan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dan didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. akan menyelenggarakan pameran kopi dan gaya hidup bertajuk Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026.
Daryanto Witarsa, Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), mengatakan bahwa latar belakang diselenggarakannya Indonesia Coffee Expo adalah untuk menyambungkan jalan apa yang sudah dilakukan pada tahun 2025 melalui pameran World of Coffee Expo yang ternyata antusiasnya sangat besar.
“Mimpinya adalah kita bisa menaikkan kelas industri perkopian Indonesianya,” ujar Daryanto.
Mengusung tema “Brewing Business, Shaping Lifestyle and Coffee Excellence”, ICX akan hadir di tiga kota. Dimulai dari Surabaya di Grand City Convention pada 29–31 Mei 2026, berlanjut pada 31 Juli–2 Agustus 2026 di Tiara Convention Center Medan, dan sebagai penutup di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Jakarta pada 4–6 September 2026.
“Tema Brewing Business, Shaping Lifestyle and Coffee Excellence menegaskan bahwa kopi hari ini tidak hanya dipandang sebagai komoditas, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif sekaligus bagian dari gaya hidup modern masyarakat Indonesia. Tren kopi terus berkembang dari sisi inovasi teknik penyeduhan, budi daya, hingga aspek kesehatan,” ujarnya dalam acara peluncuran Indonesia Coffee Expo 2026 di Common Grounds Menteng.
Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, mengatakan pihaknya berkomitmen membantu pemerintah memajukan industri kopi nasional agar mampu bersaing di pasar global. Kehadiran ICX 2026 menjadi wadah yang tepat bagi para pemangku kepentingan, produsen, dan pencinta kopi untuk bertemu, berdiskusi, serta melakukan transaksi bisnis di tengah transformasi industri kopi yang terus bertumbuh.
“Kami meyakini bahwa Indonesia Coffee Expo 2026 bukan sekadar agenda pameran tahunan, melainkan katalisator pertumbuhan industri kopi nasional yang terus berkembang pesat dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern masyarakat Indonesia. Karena itu, kami menyelenggarakan pameran ini tiga kali di tiga kota untuk menjangkau lebih banyak pelaku industri dari hulu hingga hilir,” ungkap Daswar.
Daswar menambahkan, pemilihan tiga kota tersebut memiliki pertimbangan strategis. Surabaya dipilih sebagai gerbang perdagangan Indonesia Timur, sementara Medan merupakan salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia, dan Jakarta menjadi episentrum pertemuan industri, investor, serta konsumen urban.
Program Acara di Indonesia Coffee Expo 2026
Indonesia Coffee Expo 2026 tidak hanya sebuah pameran, tapi juga akan dimeriahkan oleh berbagai program, antara lain kompetisi Indonesia Brewers Cup Championship (IBrC) yang menguji keterampilan manual brewing para barista terbaik Indonesia melalui sistem kualifikasi regional menuju babak final nasional.
Selain itu, terdapat Experience Area “Origin Trip”, yaitu program interaktif yang mengajak pengunjung menelusuri perjalanan kopi dari biji hingga menjadi minuman siap saji. Program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman imersif yang menggabungkan edukasi, eksplorasi rasa, serta apresiasi terhadap craftsmanship petani dan roaster.
Untuk menghadirkan sesi workshop dan diskusi edukatif yang dikurasi bersama SCAI, ICX 2026 juga menggelar The Coffee Lab “SCAI Lecture”. Program ini menghadirkan praktisi, trainer, dan pelaku industri berpengalaman sebagai ruang belajar aplikatif berstandar industri.
Tak ketinggalan, Roaster Alley menjadi area kurasi yang menampilkan roaster lokal unggulan dari berbagai daerah di Indonesia. Area ini dirancang dengan konsep industrial-modern untuk mencerminkan dinamika industri roasting yang terus berkembang.
Khusus di Surabaya, Indonesia Coffee Expo 2026 akan berkolaborasi dengan Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2026 dalam satu platform dinamis yang menghubungkan kopi, gaya hidup, dan otomotif untuk memperluas jangkauan pasar dan pengunjung.
Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., mengatakan, melalui Bale (BTN Around Lifestyle Ecosystem) by BTN, BTN akan mendukung kemudahan transaksi digital Indonesia Coffee Expo 2026 melalui QRIS dan EDC, integrasi pembayaran lewat Bale Super Apps, program promosi dan engagement, solusi pembiayaan usaha, pengelolaan arus kas, hingga dukungan kepemilikan ruang usaha dan properti komersial.
“Kami ingin pelaku usaha kopi tidak hanya kreatif, tetapi juga kuat secara finansial dan berkelanjutan,” tegas Nixon.
Pada ajang Indonesia Coffee Expo, BTN menyediakan EDC dan QRIS di seluruh area transaksi serta mengintegrasikan pembayaran digital melalui Bale by BTN. Selain itu, BTN menghadirkan program cashback dan most spender, serta kampanye promosi untuk meningkatkan partisipasi dan transaksi selama pameran berlangsung.
“Kami percaya bahwa ekosistem yang kuat lahir dari kolaborasi yang konsisten. BTN siap menjadi bagian dari perjalanan panjang industri kopi di Indonesia,” pungkasnya.




