BerandaEventBromo Night Carnival akan Menjadi Acara Tahunan

Bromo Night Carnival akan Menjadi Acara Tahunan

Published on

spot_img

Pawai budaya Bromo Night Carnival yang digelar di lingkungan warga Suku Tengger, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan menjadi acara tahunan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa digelar setiap tahun pada malam tahun baru karena antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengikutinya,” kata Yulius Christian, Camat Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo mengadakan pawai budaya yang dikemas dalam Bromo Night Carnival dalam rangka memeriahkan malam tahun baru 2018 di Kecamatan Sukapura. Menurut Yulius, pawai budaya Bromo Night Carnival tersebut baru pertama kali digelar yang dimeriahkan dengan penampilan pergelaran budaya dari El Gibran, Desa Krucil, Kecamatan Krucil, dan Seni Gamelan Baleganjur khas Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber.

BACA JUGA:  Bertabur Hadiah di IIMS Hybrid 2022

“Dari masyarakat Tengger di Kecamatan Sukapura menampilkan Jaranan Tengger Desa Jetak, Reog Singo Budoyo dari Desa Wonotoro, Kuda Lumping dari Desa Ngadas, Reog Abdi Budoyo Desa Ngadisari, dan Jaranan Tengger Desa Ngadirejo,” tuturnya.

Selama ini, hanya keindahan pemandangan alam yang dinikmati wisatawan di Gunung Bromo. Dengan adanya pawai budaya Bromo Night Carnival ini menjadikan budaya yang dimiliki masyarakat Tengger juga dapat menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara.

BACA JUGA:  Mahasiswa D4 MICE PNJ Paparkan Strategi Industri MICE Dalam Menaklukkan Pandemi

“Antusias warga sekitar dan wisatawan cukup tinggi sehingga ke depan kegiatan pawai budaya ini akan diselenggarakan lebih meriah dan beraneka ragam budaya untuk memeriahkan pergantian tahun,” kata Yulius.

Yulius mengatakan, melalui Bromo Night Carnival, perayaan tahun baru di lingkungan warga Suku Tengger dirayakan sesuai dengan adat, tradisi, dan kearifan lokal sehingga ke depan akan diikutkan semua komponen yang ada, baik desa, sekolah, maupun jasa wisata yang ada di Gunung Bromo.

BACA JUGA:  Pameran IFRA 2020 Ditunda

Tatok Krismarhento, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan sajian untuk memeriahkan pergantian tahun baru dengan tujuan menarik perhatian pengunjung wisatawan lokal maupun mancanegara di Gunung Bromo.

Pesawat Scoot Kembali Mendarat ke Belitung, Tandai Kebangkitan Pariwisata KEK Tanjung Kelayang

Belitung, Venuemagz.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang mulai mengepakan sayapnya sebagai salah...

Hotel KHAS Parapat Hadirkan Kenyamanan Menginap yang Autentik di Danau Toba

Parapat, Venuemagz.com — Terletak di tepi Danau Toba yang memukau, KHAS Parapat menghadirkan pengalaman...