BerandaEventBromo Night Carnival akan Menjadi Acara Tahunan

Bromo Night Carnival akan Menjadi Acara Tahunan

Published on

spot_img

Pawai budaya Bromo Night Carnival yang digelar di lingkungan warga Suku Tengger, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan menjadi acara tahunan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa digelar setiap tahun pada malam tahun baru karena antusias masyarakat sangat tinggi untuk mengikutinya,” kata Yulius Christian, Camat Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo mengadakan pawai budaya yang dikemas dalam Bromo Night Carnival dalam rangka memeriahkan malam tahun baru 2018 di Kecamatan Sukapura. Menurut Yulius, pawai budaya Bromo Night Carnival tersebut baru pertama kali digelar yang dimeriahkan dengan penampilan pergelaran budaya dari El Gibran, Desa Krucil, Kecamatan Krucil, dan Seni Gamelan Baleganjur khas Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber.

BACA JUGA:  IIMS 2025 Catatkan Rp8 Triliun Transaksi dan 579.337 Pengunjung

“Dari masyarakat Tengger di Kecamatan Sukapura menampilkan Jaranan Tengger Desa Jetak, Reog Singo Budoyo dari Desa Wonotoro, Kuda Lumping dari Desa Ngadas, Reog Abdi Budoyo Desa Ngadisari, dan Jaranan Tengger Desa Ngadirejo,” tuturnya.

Selama ini, hanya keindahan pemandangan alam yang dinikmati wisatawan di Gunung Bromo. Dengan adanya pawai budaya Bromo Night Carnival ini menjadikan budaya yang dimiliki masyarakat Tengger juga dapat menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara.

BACA JUGA:  Ajang Olahraga Manusia Super Kembali digelar di Bintan

“Antusias warga sekitar dan wisatawan cukup tinggi sehingga ke depan kegiatan pawai budaya ini akan diselenggarakan lebih meriah dan beraneka ragam budaya untuk memeriahkan pergantian tahun,” kata Yulius.

Yulius mengatakan, melalui Bromo Night Carnival, perayaan tahun baru di lingkungan warga Suku Tengger dirayakan sesuai dengan adat, tradisi, dan kearifan lokal sehingga ke depan akan diikutkan semua komponen yang ada, baik desa, sekolah, maupun jasa wisata yang ada di Gunung Bromo.

BACA JUGA:  Tren MICE Online Permudah Pelaku Usaha

Tatok Krismarhento, Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan sajian untuk memeriahkan pergantian tahun baru dengan tujuan menarik perhatian pengunjung wisatawan lokal maupun mancanegara di Gunung Bromo.

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...