BerandaEventIndonesia International MICE Expo, Wadah Baru Bagi Pelaku Industri MICE

Indonesia International MICE Expo, Wadah Baru Bagi Pelaku Industri MICE

Published on

spot_img

Raja MICE dan Alcor MICE mempersembahkan sebuah event perdananya yang bernama Indonesia International MICE Expo (IIME). Acara yang digelar pada 2 hingga 3 Mei 2019 ini diselenggarakan di The Kasablanka Hall, Mal Kota Kasablanka lantai 3.

Indonesia International MICE Expo merupakan acara business to business (B2B) yang mempertemukan stakeholder MICE dalam satu atap. Di sini akan menghadirkan 92 seller yang mewakili 241 brand di mana 80 persennya mewakili industri MICE. Seller yang berasal dari bidang konvensi, hotel, transportasi, tur operator, lighting, sounds, dan kontraktor akan dipertemukan dengan buyer yang berasal dari kalangan korporasi, biro perjalanan, dan event organizer.

Panca R. Sarungu, Founder Raja MICE dan Indonesia International MICE Expo, mengatakan, latar belakang terbentuknya IIME lantaran melihat peluang yang besar dari industri MICE. Hal ini diperkuat dari data yang dikeluarkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) pada bulan lalu bahwa MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) menjadi tulang punggung pariwisata di Indonesia.

BACA JUGA:  TOTO Menutup Java Jazz Festival 2019

Event meeting industri ini berkontribusi mencapai 80 persen dari industry tourism. Bahkan, industri MICE menyumbang pendapatan hingga 6 kali lebih besar dibanding turis leisure,” kata Panca saat peresmian IIME 2019 di The Kasablanka Hall, Jakarta.

Jim Tehusijarana, Direktur Alcor MICE dan Co-Founder Indonesia International MICE Expo 2019, mengungkapkan, event ini dibentuk sebagai wadah bagi para pelaku MICE agar dapat lebih mudah melakukan transaksi. Ia mengaku selama ini mengalami kesulitan untuk melakukan pemasaran karena di Indonesia belum ada platform untuk industri MICE.

“Kami yang bergelut di venue MICE ini merasa beberapa tahun ini mengalami kesulitan melakukan pemasaran. Paling sering itu pemasaran untuk wedding, sedangkan untuk korporat jarang. Padahal, bisnis bagi korporat dilakukan hampir setiap hari, sedangkan wedding hanya ada di hari-hari tertentu saja. Makanya, kami merasa perlu diadakannya acara ini,” ujar Jim.

BACA JUGA:  Indonesia International MICE Expo Digelar Secara Hibrid

Kemudahan transaksi yang diberikan IIME ialah dengan mempertemukan seller yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia ke dalam satu acara. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh para buyer agar tidak perlu keliling Indonesia untuk bertemu dengan para sellers.

“Kita juga surprise dengan apa yang kita dapat di acara perdana ini. Banyak sekali seller yang hadir di sini sehingga para buyer tidak perlu keliling Indonesia karena brand-nya sudah dipresentasikan semua di sini oleh para rekan seller,” ucap Panca.

Para seller akan memberikan penawaran terbaiknya kepada 107 Platinum Buyer, 112 Gold Buyer, 226 Trade Visitors, dan ada 19 buyer Internasional dari Malaysia dan Singapura.

Budi Setiawan, Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, mengatakan, IIME merupakan forum yang sangat baik bagi pelaku industri MICE di Indonesia. Event ini menjadi salah satu cara kolaborasi yang baik agar MICE dapat memberikan dampak positif ke segala arah.

BACA JUGA:  Indonesia Bird Con 2019, Pameran Burung Pertama di Indonesia

“Kekurangannya itu yang kami lihat adalah industri MICE selama ini berdiri sendiri-sendiri. Mudah-mudahan dengan acara ini mereka dapat berkolaborasi dengan baik. Jadi, tidak perlu repot menghubungi satu-satu kalau ingin melakukan kerja sama,” kata Budi.

IIME didukung oleh berbagai asosiasi, di antaranya Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI)  Persatuan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA), Asosiasi Perusahaan Pemeran Indonesia (ASPERAPI), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA), dan Jakarta Tourism Forum  (JTF).

Selain itu, Panca juga mengajak seluruh elemen industri pariwisata Indonesia untuk mendukung dan berpartisipasi dalam IIME. Hal ini dilakukan agar target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) segera tercapai.

“Kami mengharapkan event ini akan rutin kita lakukan setiap tahunnya. Walaupun event pertama ini minim dukungan dari pemerintah, tapi kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengembangkan MICE di Indonesia,” imbuh Panca.

Rayakan Tujuh Tahun Perjalanan, Novotel Jakarta Cikini Gelar Corporate & Media Gathering 

Jakarta, Venuemagz.com - Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-7, Novotel Jakarta Cikini menghadirkan Corporate...

Perayaan Hari Batik Nasional Digelar di Surabaya, Ini Rangkaian Acaranya

Surabaya, Venuemagz.com - Yayasan Batik Indonesia (YBI) bersama Komite Hari Batik Nasional 2026 akan...

Technogym Hadirkan Masa Depan Performa Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta, Venuemagz.com – TECHNOGYM menghadirkan pendekatannya terhadap performa, latihan, dan wellness di Indonesia Sports...

Archipelago Hotels Renovasi Rumah Singgah Pejuang Kanker di Surabaya

Surabaya, Venuemagz.com – Bagi anak-anak dan keluarga yang menjalani pengobatan kanker, rumah singgah bukan...

Kegiatan MICE Menjadi Pertolongan Pertama Pariwisata Indonesia

Pandemi tahun ini menyebabkan kerugian sekitar Rp7 triliun bagi industri pariwisata Indonesia, khususnya MICE....

Indonesia International MICE Expo Digelar Secara Hibrid

Dampak wabah virus Corona tidak hanya merugikan sisi kesehatan, bahkan turut memengaruhi perekonomian negara-negara...

Dua Organizer Berkolaborasi Ciptakan Indonesia International MICE Expo

Guna meningkatkan pertumbuhan industri MICE nasional, Alcor Prime dan Raja MICE berkolaborasi menyelenggarakan Indonesia...