BerandaEventIndonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect Menjadi Titik Temu Material, Produksi, dan...

Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect Menjadi Titik Temu Material, Produksi, dan Desain

Published on

spot_img
spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Industri mebel dan furnitur di Indonesia memegang peranan penting dalam struktur ekonomi nasional serta menyimpan potensi pengembangan yang masih terbuka lebar. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2025 ekspor mebel menempati posisi kedua dalam subsektor kerajinan dengan kontribusi sekitar 12,2 persen.

Capaian ini menegaskan bahwa industri furnitur merupakan sektor bernilai tambah tinggi dan berorientasi pada pasar internasional. Meski demikian, jika dibandingkan dengan nilai pasar furnitur global yang mencapai ratusan miliar dolar AS setiap tahunnya, porsi Indonesia masih belum melampaui satu persen.

Kondisi ini mengindikasikan bahwa persoalan utama industri furnitur nasional tidak terletak pada besarnya potensi yang dimiliki, melainkan pada keterhubungan rantai nilainya, mulai dari penyediaan material, penerapan teknologi produksi, hingga jalur distribusi menuju pasar global. Meskipun akses ke pasar utama seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Asia Timur telah tersedia, penguatan masih dibutuhkan, terutama dalam aspek standardisasi, inovasi, efisiensi proses produksi, serta integrasi antar pelaku industri. Hal ini mencakup peran yang lebih aktif dari desainer dan pelaku kreatif dalam keseluruhan ekosistem, dari tahap hulu ke hilir.

BACA JUGA:  KAI Expo 2018 Tampil Berbeda

Dalam upaya penyelarasan tersebut, hadirlah sebuah pameran Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect yang di dalamnya termasuk empat pameran dagang utama di industri furnitur dan mebel. Amara Group dan Koelnmesse GmbH secara kolaboratif menyelenggarakan pameran IFFINA+, interzum jakarta, serta International Hardware Fair Indonesia, dan bersama Wakeni turut menyelenggarakan IFMAC WOODMAC secara bersamaan. Kolaborasi ini menciptakan satu rangkaian pekan industri furnitur yang terkurasi, di mana desainer, produsen, dan pemilik merek dapat terhubung dengan seluruh mata rantai nilai furnitur dalam satu waktu.

BACA JUGA:  Pemprov NTB Dorong IP Event di Wilayahnya Melalui Sertifikasi EO

Pada IFFINA sendiri, sekitar 50 persen peserta berasal dari pelaku UMKM, menegaskan peran penting sektor ini dalam esosistem industri furnitur nasional.

“Penyelarasan ini menyatukan berbagai platform industri utama sesuai dengan cara industri furnitur bekerja saat ini,” ujar Dedy Rochimat, Ketua ASMINDO. “Inisiatif ini mendukung pengembangan bisnis dan perluasan akses pasar melalui platform industri yang menyeluruh dari hulu ke hilir.”

“Konsep co-location dan penyelarasan lintas sektor ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan platform industri di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik,” ujar Mathias Küpper, Managing Director dan Regional President Asia Pasifik Koelnmesse Pte Ltd. “Dengan menyatukan material, manufaktur, dan furnitur dalam satu ekosistem yang terkoordinasi, pendekatan ini membuka ruang kolaborasi yang lebih relevan antara desain, industri, dan pasar.”

BACA JUGA:  Trade Expo Indonesia Virtual Exhibition Dorong Promosi Produk Lokal ke Pasar Global

Rangkaian pameran Indonesia Materials, Manufacturing & Furniture Connect ini akan digelar secara co-located pada 23-27 September 2026 di NICE PIK 2 dan JIExpo Kemayoran, Jakarta, dengan target menghadirkan sekitar 800 exhibitor dan 15.000 pengunjung, serta partisipasi lebih dari 20 negara, termasuk Australia, Kanada, China, Denmark, Finlandia, Prancis, Gabon, Jerman, Hong Kong, Indonesia, India, Italia, Malaysia, Singapura, Slovenia, Korea, Sri Lanka, Switzerland, Taiwan, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

spot_img
spot_img

SIPFest 2026 Hadirkan Seni Pertunjukan Asia Melalui Asiaria

Jakarta, Venuemagz.com - Salihara International Performing-arts Festival (SIPFest) kembali digelar pada tanggal 1 hingga...

High Tea Bertema Winnie The Pooh di SKAI Swissotel The Stamford

Singapura, Venuemagz.com -- Hingga 31 Agustus 2026, SKAI di Swissotel The Stamford mempersembahkan pengalaman...

Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Yogyakarta, Venuemagz.com – Transformasi digital di sektor pendidikan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan...

Meriahkan Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Hotel Santika Banyuwangi Usung Semangat Pejuang Blambangan

Banyuwangi, Venuemagz.com – Dalam kemeriahan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026,  Hotel Santika Banyuwangi ikut...

Empat Pameran Industri Furnitur Diselenggarakan Bersamaan pada 2026

Jakarta, Venuemagz.com -Pada 2026, empat pameran dagang sektor material, manufaktur, furnitur, dan interior akan...

WAKENI Memperluas Kesuksesan IFMAC WOODMAC dengan Kolaborasi Strategis untuk Tahun 2025

Pameran Komponen Manufaktur Furnitur Internasional (IFMAC) dan pameran Mesin Pertukangan Kayu (WOODMAC) 2025 akan...

Tiga Pameran dengan Tiga Penyelenggara Digelar Bersamaan dalam Satu Atap

Indonesia menjadi pusat perhatian industri furnitur, woodworking, dan perangkat keras global melalui penyelenggaraan gabungan...