“Kita lakukan modest fashion show ini juga berbasis virtual. Dengan begitu, diharapkan acaranya akan lebih interaktif dan dinamis,” ungkap Ali Charisma, National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC).
Kegiatan modest fashion show ini akan disiarkan secara langsung melalui live streaming pada tanggal 28-31 Oktober 2020. Selama empat hari penyelenggaraan, kegiatan ini akan menghadirkan 12 sesi virtual fashion show, 164 desainer/brand, 720 look, dan 180 model.
“Nantinya, para desainer memiliki kesempatan untuk mempresentasikan koleksi rancangannya secara utuh,” Ali menambahkan.
Dengan basis virtual, Modest Fashion ISEF 2020 memberikan kesempatan kepada 325 brand terpilih untuk mengikuti digital trade show selama bulan Agustus hingga Oktober 2020. Hal ini merupakan sebuah rangkaian pra-event dari Modest Fashion ISEF 2020. Digital trade show ini bekerja sama dengan online marketplace BukaLapak dan media online Fimela.com.
“Saat ini yang sudah terdaftar memang 325 brand, tetapi nanti tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi ke depannya. Kita optimistis akan bertambah karena banyak benefit yang akan didapat jika mengikuti kegiatan ini,” jelasnya lagi.
Modest Fashion ISEF 2020 diharapkan dapat menstimulasi para pelaku usaha fesyen muslim Tanah Air di tengah kondisi saat ini. Pelaku fesyen muslim diharapkan dapat beradaptasi secara cepat dengan perubahan gaya hidup dan perkembangan teknologi terkini yang berbasis digital.
“Mereka juga diminta untuk berkreasi dan berinovasi untuk menyesuaikan ekosistem bisnis fesyen dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pemasaran, hingga promosi agar dapat menangkap dan menguasai peluang di pasar lokal dan global,” ungkap Ali.





