BerandaEventIndonesia Tawarkan 5 Ladang Migas Baru di IPA Convex 2024

Indonesia Tawarkan 5 Ladang Migas Baru di IPA Convex 2024

Published on

spot_img

Dalam upaya menarik minat investasi global di sektor migas, Pemerintah Indonesia menyelenggarakan agenda akbar Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition (Convex) ke-48 pada 14-16 Mei 2024 di ICE BSD City, Tangerang. IPA Convex merupakan peristiwa paling signifikan dalam industri minyak dan gas di Asia Tenggara.

Mengangkat tema “Gaining Momentum to Advance Sustainable Energy Security in Indonesia and the Region“, acara akbar ini menghadirkan lebih dari 175 exhibitor, 45 pembicara ternama, dan ribuan profesional dari industri migas dalam dan luar negeri. Hadir pula Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif yang menegaskan komitmen Indonesia dalam menjamin ketahanan energi nasional hingga mencapai Indonesia Emas 2045.

Meskipun transisi menuju energi bersih kian mengemuka, Menteri Arifin menekankan peran krusial minyak dan gas bumi dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia. Karena itu, pihaknya membuka lelang lima wilayah kerja (WK) migas prospektif, yakni Pesut Mahakam, Panai, Andaman Tengah, Amanah, dan Melati.

BACA JUGA:  Deep & Extreme Indonesia 2023 Dorong Olahraga Ekstrim dan Pariwisata Nasional 

Data Kementerian ESDM mencatat, dari total 128 cekungan hidrokarbon di Indonesia, 68 di antaranya belum tersentuh eksplorasi. Kelima WK yang ditawarkan memiliki potensi sumber daya migas signifikan dengan perkiraan total cadangan 320 juta barel minyak dan 6,8 triliun kaki kubik gas. Pemerintah menawarkan skema bagi hasil hingga 50 persen untuk WK berisiko tinggi, diskon harga minyak mentah, pembebasan biaya entry, keringanan pajak, dan fleksibilitas skema kontrak untuk memikat investor.

Untuk WK Pesut Mahakam, ini merupakan WK operasi dengan sumber daya diperkirakan 20 juta barel minyak dan 1,1 triliun kaki kubik gas. WK Panai juga memiliki potensi 500 miliar kaki kubik gas. Sedangkan WK Andaman Tengah merupakan WK eksplorasi dengan cadangan potensial 100 juta barel minyak dan 500 miliar kaki kubik gas. WK Amanah juga WK eksplorasi dengan perkiraan 50 juta barel minyak dan 500 miliar kaki kubik gas. Adapun Melati adalah WK eksplorasi dengan cadangan potensial 150 juta barel minyak dan 4,7 triliun kaki kubik gas di cekungan yang belum berproduksi sebelumnya. Komitmen pasti seperti studi geologi, akuisisi seismik 2D/3D, hingga pengeboran sumur wajib dipenuhi investor.

BACA JUGA:  Jatim Fair 2020 Digelar Secara Hibrid

“Kami berharap momen IPA Convex 2024 dapat menarik minat investor-investor global berkualitas untuk menanamkan modalnya di sektor hulu migas Indonesia,” ujar Arifin Tasrif dalam sambutannya. Menurutnya, upaya ini akan mendorong laju eksplorasi dan eksploitasi migas dalam negeri, menjamin ketahanan energi nasional di tengah transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.

Selain penawaran WK baru, Indonesia juga gencar mengembangkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) serta Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) untuk mengurangi emisi karbon dari kegiatan hulu migas. Regulasi terkait implementasi CCS/CCUS telah diterbitkan, memposisikan Indonesia sebagai calon pemimpin regional dalam bisnis ini dengan 15 proyek yang tengah berjalan dan total sumber daya penyimpanan karbon sekitar 32 gigaton.

BACA JUGA:  China Import and Export Fair Digelar Secara Virtual

Dengan komitmen mengembangkan energi bersih, insentif investasi memikat, serta potensi sumber daya migas yang melimpah dengan cadangan terbukti 2,41 miliar barel minyak dan 35,3 triliun kaki kubik gas, Indonesia menargetkan IPA Convex 2024 dapat membuka pintu masuk bagi aliran modal asing ke sektor hulu migas. Momentum ini diharapkan dapat mengakselerasi produksi migas domestik dari 1.000 lapangan dengan 30.000 sumur yang ada, menopang ketahanan energi nasional, sekaligus mewujudkan visi Indonesia sebagai pemain utama dalam lanskap energi global yang semakin hijau di masa mendatang.

spot_img
spot_img

Mercure Jakarta Batavia dan Museum Wayang Hadirkan Pameran Wayang

Dalam rangka memperingati HUT ke-499 kota Jakarta, Mercure Jakarta Batavia berkolaborasi dengan Museum Wayang...

Masa Depan Pariwisata Asia Pasifik ada di Wisatawan Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com -- Selama beberapa dekade, standar pariwisata global sangat mudah ditebak: arus wisatawan...

InJourney Hospitality House Beri Pelatihan Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Labuan Bajo, Venuemagz.com -- Pada 10-12 Juni 2026, PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), PT...

The Grand Platinum Jakarta Rayakan Hari Jadi Pertama

Jakarta, Venuemagz.com – Juni tahun ini, The Grand Platinum Jakarta merayakan hari jadinya yang...

IPA Convex 2024: Kebangkitan Industri Migas Butuh Solusi Kebijakan

Indonesian Petroleum Association (IPA) kembali menggelar Konvensi dan Pameran IPA ke-48 2024 dengan tema...