BerandaEventKolaborasi Fesyen, Musik, dan Tarian di Festival Joglosemar Artisan of Java

Kolaborasi Fesyen, Musik, dan Tarian di Festival Joglosemar Artisan of Java

Published on

spot_img
spot_img

Pemerintah terus menggaungkan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan telah menunjuk Kementerian Perindustrian sebagai movement manager program tersebut. Untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut, Kemenperin menyelenggarakan acara puncak Festival Joglosemar di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Puncak Festival Joglosemar dihadirkan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2021. Mengambil tema “Artisan of Java”, festival ini hadir dengan serangkaian acara menarik dan melibatkan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, pelaku industri kecil dan menengah (IKM), platform teknologi pemasaran, pembayaran, logistik, ekosistem pendukung industri, media, dan masyarakat luas.

Salah satu rangkaian acara yang digelar adalah pergelaran bertajuk “Alunan Kidung Cita”. Acara ini hadir atas kerja sama Kemenperin dengan Bank Indonesia KPw Jawa Tengah dan Indonesia Fashion Chamber (IFC). Acara ini menampilkan sebuah kolaborasi menarik antara artisan di bidang fesyen, musik, dan tari dengan mengangkat budaya Jawa.

BACA JUGA:  IIMS 2023 Targetkan Rp3,8 Triliun Transaksi

Pergelaran epik “Alunan Kidung Cita” menampilkan karya artisan dari 14 IKM/UMKM binaan Bank Indonesia KPw Jawa Tengah yang berasal dari Yogyakarta, Solo, dan Semarang (Joglosemar). Karyanya berupa Zie Batik, Roro Kenes, Indigo Biru Baru, Batik Alfa Shofa, House of Distraw, Batik Pusaka Beruang, Batik Si Putri, Tugu Mas, Bordir La Risma, Kreskos, Yoga Art, Okvisa Craft, Kain Ratu, dan Lawe.

BACA JUGA:  Galeri Salihara Hadirkan Pameran Seni Rupa "Three for Plastic Hearts"

Seluruh karya IKM/UMKM tersebut bersinergi dengan 12 fashion designer Indonesia, yaitu Ali Charisma, Agustienna Siswanto, Deden Siswanto, Fenny Chen, hingga Elkana Gunawan. Ada juga Ina Priyono, Inge Chu, Lisa Fitria, Lenny Agustin, Neera Alatas, Sudarna Suwarsa, dan Sofie.

Kolaborasi tersebut dihadirkan dalam sebuah peragaan busana yang ditampilkan secara harmonis dengan performa artisan di bidang musik dan tari. Pergelaran kolaborasi fesyen, musik, dan tari ini digelar di Taman Lumbini, plataran Candi Borobudur, untuk memperlihatkan keindahan alam yang berada di kawasan Candi Borobudur.

Penyanyi yang terlibat dalam peragaan busana tersebut adalah Sruti Respati dan Endah Laras yang melantunkan lagu daerah “Gambang Semarang”, “Bengawan Solo”, dan “Yogyakarta”. Penampilan keduanya juga disinergikan dengan sebuah atraksi tari daerah dari Sanggar Tari Pragina Gong.

BACA JUGA:  Pelangi Bali Kembali Gelar Kite Festival XLI 2019

Partisipasi IFC dalam Festival Joglosemar ‘Artisan of Java’ membuktikan bahwa industri fesyen dapat berkontribusi aktif dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Gerakan ini juga dinilai mampu memulihkan industri fesyen tanah air di tengah masa pandemi COVID-19.

Ajang ini juga diharapkan dapat mendorong artisan dari Yogyakarta, Solo, dan Semarang untuk membuat produk yang lebih membanggakan. Melalui acara ini juga, pemerintah dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas agar dapat membeli dan memakai produk buatan Indonesia.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...