BerandaEventMeleburkan Tradisi dan Modernitas, Handaru Buka Rangkaian Pertunjukan Salihara 2025

Meleburkan Tradisi dan Modernitas, Handaru Buka Rangkaian Pertunjukan Salihara 2025

Published on

spot_img

Komunitas Salihara sukses menggelar pertunjukan pertamanya di 2025 yang dibuka dengan pertunjukan musik “Handaru” karya Dinar Rizkianti. Pertunjukan musik ini digelar pada tanggal 8 Februari 2025 di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Dalam pertunjukan ini, Dinar mempersembahkan empat repertoar musik yaitu Handaruan, Seah, Suar, dan Salah Gumun. Empat repertoar tersebut dipersembahkan untuk menghadirkan keindahan musik yang dapat dinikmati oleh para penonton. 

Keempatnya juga menggali nilai-nilai budaya dari eksplorasi Dinar sebagai seorang komposer yang telah lama berkutat dengan tradisi Sunda dan instrumen barat lainnya. Di sini, Dinar mencoba menggabungkan antara dua artikulasi dari bunyi dan vokal untuk menghasilkan musik terbaiknya.

BACA JUGA:  Digelar di Solo, Pameran Perhiasan Elegance Jewelry Siapkan Sejumlah Hadiah

Dinar juga mengupayakan negosiasi dari dua kultur yang berbeda untuk meleburkan fleksibilitas di antara keduanya. Tak heran jika musik yang dihasilkan terdengar unik dan memberikan kesan menarik bagi pada tamunya.

Dorra Farhana, salah satu pengunjung pertunjukan musik ini, mengaku kagum dengan hasil instrumen karya Dinar Rizkianti yang dibawakan oleh beberapa musisi. Sebut saja Reza Nurdian Hartono dan Ricky Destiawan yang membawakan alat musik violin, Angga Aditia Hardi di viola, serta Robby Subarja di cello.

BACA JUGA:  Abu Dhabi Air Expo 2016 Semakin Besar

“Quartet string-nya benar-benar hidup! Kami menemukan pengalaman baru di mana kami tidak menyangka bahwa perpaduan antara vokal Sunda dan quartet strings bisa seluas itu,” ujar Dorra.

Kurator Musik Komunitas Salihara, Tony Prabowo, mengaku bangga dengan respons positif dari penonton mengingat pertunjukan musik ini sudah direncanakan selama satu tahun. Menurutnya, karya tersebut didapatkan dari gagasan musikal pengolahan bunyi pada suara manusia berdasarkan extended technique ornamentasi pada vokal tradisi Sunda yang diimplementasikan pada dua format musik, yaitu dua vokal dan kuartet gesek. 

BACA JUGA:  TEDxUNDIP The Discovery Hadirkan Enam Pembicara Inspiratif

“Pertunjukan ini fokus terhadap eksplorasi bunyi antara kuartet gesek dan vokal sunda yang berangkat dari tradisi Ronggeng Gunung,” kata Tony.

Handaru hadir sebagai perayaan kebebasan ekspresi yang memadukan tradisi dan modernitas melalui bunyi-bunyi. Semuanya dipadukan secara harmonis-selaras dengan esensi pertunjukan khas Komunitas Salihara selama ini. 

spot_img

Asian Delight Jelajah Rasa Asia Dalam Satu Malam

Menyambut akhir pekan, ARTOTEL Thamrin Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner yang penuh eksplorasi rasa bertajuk...

Mau Bidik Audien Profesional? Ini Strategi Event yang Terbukti Efektif

Jakarta, Venuemagz.com – Mengisi kursi penonton untuk konser, festival kuliner, atau event publik mungkin...

DXI 2026 Siap Digelar Akhir Bulan Ini dengan Ragam Aktivitas

Jakarta, Venuemagz.com - Dyandra Event Solutions siap menggelar pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI)...

ALLFood Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Perubahan Besar dalam Bisnis Kuliner Indonesia

Tangerang, Venuemagz.com - ALLFood Indonesia 2026 resmi digelar pada tanggal 15–18 April 2026 di...

Program Lintas Suara Kembali Hadir di Panggung Teater Komunitas Salihara

Jakarta, Venuemagz.com -Komunitas Salihara Arts Center kembali berkolaborasi dengan Beyond Production membawakan program musik...

One-Stop Solution Event Kreatif, Komunitas Salihara Tawarkan Fasilitas Lengkap

Jakarta, Venuemagz.com -- Bagi para event organizer, promotor, hingga korporasi yang mencari ruang dengan...

Salihara International Performing Arts Festival Kembali Hadir dengan Orde Seni Baru

Setelah vakum sejak 2019 akibat pandemi Covid-19, Salihara International Performing Arts Festival (SIPFest) akan...