BerandaEventPameran Buku 24 Jam Non-Stop

Pameran Buku 24 Jam Non-Stop

Published on

spot_img
spot_img

Pameran buku internasional Big Bad Wolf Book Sale hadir untuk pertama kalinya di Indonesia. Pameran buku ini awalnya hadir pada tahun 2009 di Kuala Lumpur, dan merupakan salah satu pameran buku yang sangat sukses di Malaysia.  Berangkat dari hal itulah, Radyatama selaku penyelenggara membawa Big Bad Wolf Book Sale ke Indonesia pada 30 April hingga 8 Mei 2016. Acara ini akan dilaksanakan di Indonesian Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.

Big Bad Wolf Book Sale akan menghadirkan banyak buku-buku internasional dengan potongan harga antara 60 persen hingga 80 persen. Tak hanya menghadirkan buku-buku impor, pameran ini juga menghadirkan buku-buku lokal berbahasa Indonesia, terutama dari penerbit Mizan yang bekerja sama dengan Big Bad Wolf Book Sale. Jenis buku yang dihadirkan pada Big Bad Wolf Book Sale beragam, mulai dari buku anak-anak, fiksi, non-fiksi, referensi ilmiah, biografi, buku umum, dan buku langka lainnya.

BACA JUGA:  Tour de Bintan Memberikan Berkah Bagi Industri Perhotelan

Kehadiran pameran ini juga untuk mendukung gerakan “15 Menit Membaca” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta untuk meningkatkan pemahaman bahasa Inggris dengan cara yang efektif.

Irvan Mahidin, General Manager Radyatama, mengungkapkan, target pasar pameran Big Bad Wolf Book Sale adalah kalangan profesional, keluarga, komunitas, dan para pelajar yang ada di Jabodetabek dan Bandung. “Kami menargetkan pameran ini dikunjungi 200.000 orang, dengan target transaksi lebih dari Rp10 miliar,” ujar Irvan.

BACA JUGA:  BCA Super League Triathlon Semarakkan Wisata Olahraga di Bali

Di atas lahan pameran seluas 6.000 meter persegi, Big Bad Wolf Book Sale akan menghadirkan lebih dari dua juta buku bagi para pengunjung. Menariknya, pameran ini akan dibuka 24 jam non-stop pada akhir pekan dan libur nasional, yakni pada tanggal 30 April-1 Mei, dan pada tanggal 5 Mei hingga 8 Mei. Ini merupakan kesempatan bagi pengunjung dari luar daerah atau yang tidak ingin berdesak-desakan ketika berbelanja buku, sebab dapat berbelanja dengan leluasa pada malam hari.

BACA JUGA:  Indonesia EBTKE ConEx 2023 Dukung Target Nol Emisi Karbon

“Ini memang merupakan kekuatan utama pameran ini. Para pengunjung pun tidak dipungut biaya untuk masuk ke dalam acara ini,” ujar Irvan.

Untuk meningkatkan animo pengunjung, panitia juga menyediakan area bermain anak-anak, disc jockey, beragam stan, serta lelang buku. Panitia pun menyediakan shuttle bus bagi para pengunjung, yang tersedia di Aeon Mall, The Breeze, dan Stasiun Rawa Buntu.

Penulis: Ahmad Baihaki

spot_img
spot_img
spot_img

Peran Strategis SEABEF 2026 Terhadap Industri MICE Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com — Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 resmi diselenggarakan pada 29...

ICEF–IPFE 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pengadaan Modern Menuju Indonesia Emas

Jakarta, Venuemagz.com - Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) kembali digelar untuk keempat kalinya...

Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Ijen Siap Jalankan Revalidasi UNESCO Global Geopark 

Banyuwangi, Venuemagz.com - Fenomena blue fire (api biru) danau Kawah Ijen terbukti ampuh menyedot...

IBEM 2026 Tegaskan Ambisi Indonesia Menjadi Destinasi MICE Unggulan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia hari ini, 28 Juli 2026, menandai tonggak penting dalam pengembangan...

Peran Strategis SEABEF 2026 Terhadap Industri MICE Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com — Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) 2026 resmi diselenggarakan pada 29...

ICEF–IPFE 2026 Resmi Dibuka, Dorong Pengadaan Modern Menuju Indonesia Emas

Jakarta, Venuemagz.com - Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) kembali digelar untuk keempat kalinya...

Dorong Pariwisata Berkelanjutan, Ijen Siap Jalankan Revalidasi UNESCO Global Geopark 

Banyuwangi, Venuemagz.com - Fenomena blue fire (api biru) danau Kawah Ijen terbukti ampuh menyedot...