Muslim Fashion Festival kembali Digelar pada 2019

Wednesday, 28 November 18   22 Views   0 Comments   Herry Drajat
MUFFEST 2019

Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2019 akan kembali hadir pada 2-5 Mei 2019 di Jakarta Convention Centre. MUFFEST 2019 merupakan kolaborasi antara Indonesian Fashion Chamber (IFC) dengan Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara acara serta menggandeng community partner, yakni Hijabers Mom Community dan Hijabers Community, serta didukung oleh Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi, dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Pada perhelatan tahun lalu, MUFFEST mencatat kunjungan 51.389 orang, serta total nilai transaksi Rp38,9 miliar dari sekitar 200 ekshibitor yang berpartisipasi. Lebih dari 500 kru pun terlibat dalam perhelatan akbar tersebut.

Taruna K. Kusmadi, Advisory Board IFC, mengatakan, “IFC memiliki tujuan mempromosikan fashion muslim Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. MUFFEST menjadi ajang penting dan menjadi pameran fashion muslim serta fashion show muslim terbesar di Indonesia.”

Penyerapan tenaga kerja pada sektor fashion muslim adalah sebanyak 1,1 juta pekerja dari total 3,8 juta di industri fashion. Dan menurut data yang dikutip dari OKI (Organisasi Konferensi Islam), proyeksi ekspor fashion muslim Indonesia sebesar US$7,8 juta, nomor tiga setelah Bangladesh dan Turki.

Sementara itu, Ali Charisma, National Chairman IFC, mengatakan, “MUFFEST diarahkan sebagai muara dari perkembangan terkini industri fashion muslim Indonesia, yang meliputi segi kualitas, kuantitas, inovasi bisnis, teknologi, maupun tren. Perhelatan ini sebagai upaya memperluas akses dan meningkatkan kompetensi produk fashion muslim Indonesia agar dapat menguasai pasar lokal sekaligus mampu bersaing di pasar global. Pada akhirnya dapat mewujudkan Indonesia sebagai pusat belanja, produksi, dan barometer tren fashion muslim global.”

Pada penyelenggaraan di tahun 2019, MUFFEST akan menghadirkan pameran dengan tujuan  memperkuat konsep ritel atau B2C (Business to Customer) dan mengarahkan pada B2B (Business to Business). Peserta yang berpartisipasi berjumlah 400 ekshibitor yang terbagi menjadi tujuh zona, yakni Textile, Syar’i, Mens Wear, Urban, Sport Wear, Leather, dan Ethnic.

Untuk menunjang pameran, juga digelar fashion show yang menampilkan karya lebih dari 100 desainer busana muslim, mulai dari gaya konvensional, kontemporer, hingga syar’i yang mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2019/2020 bertema “Singularity”.

Penyelenggaraan di tahun keempat ini akan kembali menggelar kegiatan yang inspiratif dan interaktif, antara lain talk show, fashion presentation, kontes foto, kompetisi vlogger, influencer gathering, dan beragam kompetisi lainnya.