BerandaEventPentingnya Membangun Network di Industri Pameran

Pentingnya Membangun Network di Industri Pameran

Published on

spot_img
spot_img

Bagi organizer pameran, peran networking sangat penting. Tanpa network, mustahil pameran dapat dilaksanakan. Karena itu, untuk dapat menyukseskan penyelenggaraan pameran, organizer harus berjuang keras membangun networking karena networking adalah nyawa sebuah pameran.

Networking dalam bisnis adalah kemampuan untuk memperluas koneksi, relasi, dan sinergi sambil mempertahankan nilai-nilai kepentingan bersama dan komitmen untuk kesuksesan bersama. Arya Seta Wiriadipoera, Managing Director PT Napindo Media Ashatama dalam Webinar Asperapi Afternoon Talk yang diselenggarakan pada 10 Juni 2020, mengatakan, networking adalah sebuah upaya memperkuat jaringan bisnis dengan tujuan akhir adalah menjalin koneksi.

BACA JUGA:  Pameran PRO AVL 2025 Hadirkan Inovasi Audio Video Lighting, Dukung Industri Hiburan dan MICE

“Hal yang paling penting dari networking adalah connections. Semua orang bisa membuat jaringan dan berinteraksi, tetapi tidak semua orang bisa berhasil dalam melakukan koneksi yang baik menjadi sebuah relation,” jelas Arya.

Menurut Arya, untuk dapat menjalin jaringan harus mempunyai modal awal, yaitu kepercayaan diri dan penguasaan produk. Kemudian yang tidak kalah penting dalam membangun networking adalah field connection dengan industri terkait pameran, pemerintah, organizer pameran sejenis, agen pemasaran, dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Perdana, IFRA Business Expo Hadir Bersama Indonesia Culinary Expo

“Jika kita akan membuat sebuah pameran maka kita harus mempunyai jaringan stakeholder pameran tersebut,” jelas Arya.

Arya membagikan tips mengenai tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk membangun networking, yaitu looking for same interest, fokus kepada orang-orang yang tepat, menghadiri acara untuk memperluas network, win/win situation, serta melakukan kerja sama dan menjaga hubungan baik.

BACA JUGA:  Hotelex Indonesia 2018 Hadirkan Kompetisi Indonesia Coffee Event

Pada situasi seperti sekarang ini, menurut Arya sebaiknya organizer menghindari kompetisi dan mengubah menjadi era saling mengisi. “Yang tadinya musuh bisa menjadi teman, dan yang sebelumnya kompetitor sekarang bisa menjadi partner,” tegas Arya.

spot_img

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...