Jakarta, Venuemagz.com — Pameran perdana Bakery ASEAN telah dibuka sejak 27 hingga 29 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran Jakarta, Indonesia. Pameran ini menjadi inisiatif ekspansi luar negeri pertamanya Bakery China selama 28 tahun perjalanannya.
Mengusung tema “Joining Forces in ASEAN’s Emerging Bakery Market and Embarking Together on a New Journey for Chinese Brands Going Global”, pameran ini menjadi langkah strategis Bakery China dalam memperluas jangkauan industri bakery Tiongkok ke pasar internasional. Pameran ini membawa pengalaman, sumber daya industri, keahlian teknologi, serta kekuatan merek Bakery Tiongkok untuk bertemu dengan potensi pasar Asia Tenggara yang terus berkembang.
Pemilihan Indonesia sebagai negara pertama penyelenggaraan Bakery ASEAN karena didukung oleh berbagai faktor. Mulai dari keselarasan kebijakan bilateral, peluang pasar yang berkembang, hingga potensi sinergi antara industri Tiongkok dan pasar internasional.
Indonesia dinilai memiliki posisi strategis dalam hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Tiongkok. Seiring semakin eratnya kerja sama bilateral, hubungan kedua negara turut membuka peluang bagi kolaborasi lintas negara, berbagi sumber daya, serta perluasan pasar di sektor bakery.

Kondisi tersebut menjadi salah satu fondasi kuat bagi Bakery ASEAN 2026 dalam membangun konektivitas antara industri bakery Tiongkok dengan pasar Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dari Hulu ke Hilir
Bakery ASEAN 2026 mempertemukan ratusan perusahaan dari ASEAN dan negara lainnya sebagai peserta pameran. Para peserta berasal dari Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, serta negara dan wilayah lainnya.
Peserta pameran menghadirkan produk dan teknologi terbarunya untuk diperkenalkan ke para buyer atau pengunjung. Mereka yang berpartisipasi berasal dari produsen bakery, distributor, jaringan toko bakery, supermarket, hotel kelas atas, hingga perusahaan penyedia rantai pasok foodservice.
Ruang lingkup pameran juga mencakup berbagai sektor lainnya dalam rantai industri bakery. Misalnya saja bahan baku, filling, kemasan, peralatan baking, logistik rantai dingin, hingga solusi untuk operasional toko bakery.
Kehadiran berbagai sektor tersebut menjadikan Bakery ASEAN 2026 sebagai platform perdagangan dan koneksi bisnis terbaik dalam industri ini. Menjadi terbaik karena dapat mempertemukan inovasi teknologi serta kekuatan merek industri bakery Tiongkok dengan kebutuhan pasar ASEAN.
Titik Awal Perjalanan Industri Bakery ke Asia Tenggara
Penyelenggaraan perdana ini menjadi langkah baru bagi Bakery China dalam memperluas perannya ke industri bakery global. Saat ini, pengembangan dilakukan ke Asia Tenggara melalui penyelenggaraan Bakery Asia di Indonesia.
Bagi perusahaan bakery Tiongkok, pameran ini menjadi salah satu jalur untuk memperluas pasar di luar persaingan domestik yang semakin ketat. Pameran ini juga diharapkan dapat menjangkau peluang pertumbuhan yang besar di Asia Tenggara.
Ke depan, Bakery ASEAN akan terus memperkuat kehadirannya di kawasan Asia Tenggara. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka babak baru dalam kerja sama yang lebih erat serta menciptakan peluang pertumbuhan yang saling menguntungkan bagi industri bakery Tiongkok dan ASEAN.








