BerandaEventPersiapan Pelaku Pariwisata Indonesia Menghadapi Masa Depan

Persiapan Pelaku Pariwisata Indonesia Menghadapi Masa Depan

Published on

spot_img
spot_img

Tidak hanya sekadar menaati protokol kesehatan, strategi lainnya yang akan dilakukan ASTINDO ialah dengan mempersiapkan paket spesial bagi wisatawan. Pihaknya juga telah mengundang perusahaan asuransi untuk bergabung dalam paket perjalanan tersebut.

“Kita siapkan paket ini karena kemungkinan besar akan ada permintaan masyarakat untuk berwisata lagi. Nantinya, kita akan menjual paket dan produk kita ke provinsi lain yang tersebar di Indonesia,” ujar Elly.

BACA JUGA:  ASTINDO Travel Fair Bantu Travel Agent Naikkan Penjualan

Penawaran paket pun dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada, yakni dengan sistem booking online. Menurutnya, di kondisi saat ini, masyarakat lebih merasa aman dan nyaman jika melakukan segala sesuatunya secara daring.

“Jadi, sekarang semuanya serba online, mulai dari booking hingga operation juga serba online. Kita memang harus segera beradaptasi karena travel agent menjadi pertama yang terdampak di situasi saat ini. Sekarang, kita tidak mungkin menunggu lagi karena belum tentu keberuntungan itu akan datang sendirinya,” jelas Elly lagi.

BACA JUGA:  OGH Expo Edukasi Masyarakat mengenai Produk Organik

Persiapan lainnya yang tidak kalah penting untuk menyambut masa depan bisnis industri pariwisata pasca-pandemi ialah melakukan branding. Dany menjelaskan, setiap negara harus melakukan branding agar produknya dapat lebih dikenal secara internasional.

Dalam hal ini, menurut Dany, Indonesia sudah memiliki branding yang kuat sebagai negara dengan warisan budaya yang melimpah. Oleh karenanya, saat ini yang harus dilakukan ialah meningkatkan branding tersebut agar semakin dikenal secara internasional.

BACA JUGA:  Kemenparekraf: Jakarta Menjadi Tempat Ideal Untuk Gelar Pameran B2C

“Indonesia ini punya kopi yang terkenal, seperti kopi luwak, dan ini juga sudah dikenal secara internasional. Kita juga punya batik, jadi sebisa mungkin kalau sedang melakukan kegiatan seperti ini, peserta dari Indonesia menggunakan batik agar branding-nya semakin kuat,” ungkap Dany.

spot_img

FHI 2026 Sukses Digelar, Hadirkan 34 Ribu Pengunjung dari 62 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 telah sukses digelar pada 21–24...

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

FHI 2026 Sukses Digelar, Hadirkan 34 Ribu Pengunjung dari 62 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 telah sukses digelar pada 21–24...

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...