BerandaEventPersiapan Pelaku Pariwisata Indonesia Menghadapi Masa Depan

Persiapan Pelaku Pariwisata Indonesia Menghadapi Masa Depan

Published on

spot_img
spot_img

Indonesia Tourism Forum (ITF) kembali digelar untuk keempat kalinya pada 15 Juli 2020. Digelar secara virtual, ITF kali ini membahas tema “The Future of Travel Business After the Crisis“.

Pelaksanaan ITF kali ini menampilkan pembicara dari berbagai negara, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Prancis, hingga Turki. Para pembicara berasal dari industri yang berbeda, seperti travel agent, hotel, serta mengajak pemerintah Indonesia.

Dany Amrul Ichdan, Staf Ahli Senior Istana Presiden Indonesia, mengatakan, masa depan bisnis pariwisata pasca-pandemi COVID-19 dapat kembali pulih dengan berbagai strategi. Beberapa di antaranya ialah meningkatkan kesiapan pelaku pariwisata dalam membangun destinasi wisata, warisan, serta budaya suatu daerah.

BACA JUGA:  Fira de Barcelona Siapkan Protokol Kesehatan

“Warisan dan budaya bangsa Indonesia itu tersebar luas dari Sabang sampai Merauke. Di masa seperti ini, para komunitas pariwisata juga dapat meningkatkan teknologi untuk melancarkan bisnisnya,” ujar Dany.

Persiapan pelaku pariwisata di kondisi seperti ini menjadi poin utama agar bisnis pariwisata dapat pulih kembali. Dalam hal ini, kesiapan sektor perhotelan diwakilkan oleh jaringan hotel internasional Accor.

BACA JUGA:  AEM Exhibition Hadirkan Produk Anak Bangsa Ramah Lingkungan

Jean-Claude Balanos, Vice President Leisure Sales Accor Hotels Prancis, mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan di seluruh jaringan hotelnya, khususnya di Indonesia. Langkah ini dilakukan agar seluruh tamunya merasa aman dan nyaman saat berada di area hotel yang tergabung di Accor.

Menurutnya, protokol kesehatan yang telah diterapkan Accor tidak jauh berbeda dari aturan Organisasi Kesehatan Dunia, misalnya menjaga jarak satu sama lain, selalu menggunakan masker di area hotel, rajin mencuci tangan menggunakan air, meletakkan cairan alkohol di beberapa area, dan masih banyak lainnya.

BACA JUGA:  Mahasiswa Juga Sadar MICE Melalui MIST

“Ini semua harus dilakukan, tidak ada alasan untuk tidak melakukannya. Ini semua sudah disiapkan secara baik untuk kembali memulihkan bisnis kita yang ada di Indonesia,” dia menambahkan.

Sementara itu, para travel agent juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk menyongsong masa depan bisnisnya pasca-pandemi. Elly Hutabarat, Ketua Asosiasi Travel Agents Indonesia (ASTINDO), mengatakan, cara aman untuk menikmati perjalanan wisata di kondisi saat ini ialah dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

spot_img

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...

Hotel Jakarta dan Bali Masuki Model Bisnis Baru, Geser Fokus Okupansi ke Pengalaman Berkualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia kini tengah memasuki fase pertumbuhan baru. Berdasarkan...

ICC Sydney Luncurkan Quiet Room untuk Dukung Aksesibilitas dan Inklusi

Sydney, Venuemagz.com -- International Convention Centre Sydney (ICC Sydney), yang dikelola oleh Legends Global,...

Dubai Beri Penghargaan kepada 237 Hotel dalam Program Dubai Sustainable Tourism Stamp 2026

DUBAI, Venuemagz.com – Dubai Department of Economy and Tourism (DET) memberikan penghargaan kepada 237...

Efisiensi Fiskal Menekan, Hotel di Jakarta Transformasi Sebagai Destinasi Lifestyle 

Jakarta, Venuemagz.com - Selama ini, bisnis perhotelan di Jakarta sangat bergantung pada acara pemerintahan...