Rayakan Liburan di Nusa Dua Light Festival 2019

Tuesday, 18 June 19 0 Comments   Nila Sofianty
Nusa Dua Light Festival

Para turis mancanegara dan domestik di Bali tahun ini kembali dihibur oleh Nusa Dua Light Festival (NDLF). Festival lampion terbesar di Bali ini diselenggarakan dari 30 Mei hingga 14 Juli 2019 di kawasan pariwisata terintegrasi The Nusa Dua, Bali. Para wisatawan terpukau dengan kilatan lampu warna-warni yang dihadirkan di hamparan area seluas 7 hektare di Pulau Peninsula, The Nusa Dua.

Nusa Dua Light Festival 2019 diselenggarakan dalam rangka menyambut libur Lebaran dan libur sekolah yang tahun ini terangkai sebagai libur tengah tahun. Mengambil tema “The Mountain View”, Nusa Dua Light Festival 2019 dibuka dengan menampilkan cahaya berbentuk gunung yang disusul dengan formasi cahaya dalam nuansa pegunungan, seperti perkebunan apel, jeruk, gandum, dan lainnya, yang dibentuk oleh ribuan lampu. Terdapat juga terowongan lampu berhiaskan flora dan fauna, dan berbagai formasi lainnya yang dapat menjadi spot swafoto bagi pengunjung. 

I Gusti Ngurah Ardita, Managing Director ITDC, mengatakan, NDLF merupakan salah satu atraksi tahunan yang diselenggarakan untuk menyediakan hiburan bagi masyarakat Bali maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Bali untuk mengisi libur tengah tahun. “Kami memberikan alternatif hiburan baik bagi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Tahun ini NDLF kami selenggarakan untuk keempat kalinya,” ujar Ardita saat pembukaan.

Menurutnya, setiap tahun NDLF dikunjungi kurang lebih 3.000-5.000 orang per harinya. NDLF diharapkan dapat memberi kesan unik dan berbeda dari festival sejenis lainnya, maupun penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

Pembukaan NDLF 2019 dihadiri oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya atas inisiatif The Nusa Dua untuk menggelar berbagai event yang unik dalam upaya mempromosikan Bali pada umumnya, dan Kabupaten Badung serta The Nusa Dua pada khususnya. 

Giri Prasta berharap NDLF kali ini kembali mencapai tingkat kunjungan yang tinggi, menyusul keberhasilan festival pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain ribuan lampu dalam berbagai tema dan bentuk, tahun ini NDLF juga menyediakan berbagai atraksi tambahan, antara lain Kids Playground yang dilengkapi dengan permainan helikopter mini, Euro Bungee, Kereta Mini, Trampolin, Rumah Balon dan Rumah Kelinci yang tidak ada pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

NDLF 2019 juga dikolaborasikan dengan penyelenggaraan Bali Blues Festival (BBF) pada tanggal 13 -14 Juli 2019, sekaligus sebagai event penutupan festival. BBF 2019 juga menghadirkan artis-artis nasional, seperti Gugun Blues Shelter feat Emmy Tobing, Endah n Rhesa, Balawan, Gus Teja, serta band lokal yang tidak kalah terkenal, seperti Crazy Horse Bali dan Nostress.

Selama 46 hari pelaksanaannya, NDLF 2019 dibuka untuk pengunjung dari pukul 16.00 hingga 22.00 WITA setiap harinya, dengan dua kelompok harga tiket masuk. Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik adalah Rp30.000 (tiket harian atau weekdays) dan Rp35.000 (Sabtu-Minggu dan libur nasional). Sedangkan harga tiket masuk untuk wisatawan asing adalah Rp75.000(weekdays) dan Rp100.000 (weekend serta libur nasional).

Di dalam area NDLF sendiri akan dikenakan tiket permainan berkisar antara Rp10.000 sampai Rp25.000, tergantung jenis permainannya. Permainan Helikopter Mini, Kereta Mini, Rumah Balon & Rumah Kelinci aman untuk anak-anak seusia tiga tahun ke atas, sedangkan permainan Euro Bungee dan Trampolin hanya boleh dimainkan anak-anak minimal usia enam tahun.

Tahun ini, tiket NDLF tersedia secara online melalui Traveloka, Gojek, Loket, dan Tokopedia. Sementara pembelian tiket offline dapat dilakukan langsung di tempat.

Sedangkan harga tiket Bali Blues Festival 2019 akan tersedia dalam berbagai pilihan. Early bird yang sudah dirilis sejak 22 Mei 2019 dibanderol seharga Rp75.000/hari, tiket komunitas dan pelajar yang akan didistribusikan awal Juni 2019 dijual seharga Rp120.000/hari (komunitas) dan Rp50.000/hari (pelajar), tiket melalui pembelian online dijual dengan harga Rp100.000/hari, dan tiket on the spot yang akan dirilis 14 Juli 2019 dijual seharga Rp150.000/hari.

Tahun ini mitra penjualan tiket BBF 2019 termasuk Loket.com beserta afiliasinya, seperti Gotix, Blibli.com, JD.ID, komunitas yang ada di Bali, BBF Goes To School & Campus Voucher Pelajar, dan BEM Universitas yang ada di Bali dan OSIS di 100 SMA di Bali.

Penyelenggaraan NDLF dan BBF beserta event lainnya yang dikreasikan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola The Nusa Dua, dimaksudkan juga untuk memperlihatkan potensi The Nusa Dua menjadi lokasi kegiatan outdoor seperti festival musik, olahraga, dan pertunjukan-pertunjukan luar ruang lainnya.

Selama ini The Nusa Dua telah dikenal sebagai salah satu destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) terbaik di dunia, yang dibuktikan melalui penyelenggaraan berbagai event MICE nasional maupun international.

Saat ini di The Nusa Dua terdapat 19 hotel berbintang yang menawarkan 5.000 kamar, pusat perbelanjaan, museum, cultural venues, lapangan golf, rumah sakit, dan fasilitas pariwisata lainnya.  The Nusa Dua juga memiliki fasilitas pendukung, seperti Bali International Convention Center di hotel Westin yang berkapasitas 2.500 orang, dan Bali Nusa Dua Convention Center berkapasitas 10.000 orang yang membuat kawasan ini menjadi tuan rumah berbagai event resmi berskala internasional, seperti APEC 2013, Bali Democratic Forum, dan Miss World 2013.