Supply Chain Risk Asia Adakan Virtual Summit

Thursday, 06 February 20 Herry Drajat

Pada tanggal 25-26 2020, Global Supply Chain Council (GSCC), organisasi profesional terkemuka di Asia yang melayani komunitas SDM di bidang procurement dan supply chain, akan mengadakan virtual summit yang ditujukan untuk para anggotanya di Asia Pasifik. Konferensi online ini akan membicarakan mengenai beberapa strategi dan pendekatan terbaik untuk mengidentifikasi risiko rantai pasokan, baik itu risiko yang berhubungan dengan hak sosial para pekerja, paparan bahaya alam dan bencana lingkungan, kualitas pemasok lokal, pengendalian korupsi, serangan dunia maya, atau pandemi lainnya.

Beberapa topik dan pembicara yang sudah memastikan untuk berpartisipasi adalah Manajer Senior Deloitte India Sandeep Chatterjee yang akan membahas “Toolkit Rantai Suplai untuk Meminalisir Risiko Bisnis”, General Manager IdeaLab Myanmar Katherine Myat Mon mengenai “Risiko Sosial/Hak Buruh, Kualitas Pemasok Lokal, Pengendalian Korupsi”, Direktori Rantai Pasokan Grup GTR Wei Siong Tan mengenai “Manajemen Risiko dalam Keadaan Sengketa Perdagangan, Faktor Geopolitik yang Meningkat, dan Meningkatnya Bencana Alam”, serta Manager Rantai Pasok Hextar Indonesia Rendra Fatmaja mengenai “Praktik Terbaik Untuk Mengurangi Risiko Rantai Pasokan Di Asia”.

Untuk dapat berpartisipasi pada konferensi virtual ini, para partisipan cukup membeli All Access Pass seharga US$ 99 di www.scrisk.asia/tickets.

Pada virtual summit ini, peserta mempunyai kesempatan untuk belajar tentang perkembangan terbaru dalam disiplin manajemen risiko supply chain, menjalin network dengan profesional lain di lapangan, dan menambah wawasan praktis yang segera dapat ditindaklanjuti.

Para peserta akan dapat melihat presentasi, mengajukan pertanyaan selama tanya-jawab langsung, serta bertemu satu sama lain di lobi virtual di mana Anda dapat melakukan percakapan secara real-time.