Tiket Konser Didi Kempot Hampir Ludes Terjual

Thursday, 06 February 20 Bonita Ningsih
Didi Kempot

Konser bertajuk “Konser Eksklusif Didi Kempot” segera digelar pada 7 Februari 2020. Penyanyi campur sari asal Solo ini akan menyapa para penggemarnya di Grand Ballroom Mall Taman Palem, Jakarta Barat, dengan durasi kurang lebih dua jam.

Konser bawaan promotor Joky Production ini akan digelar mulai pukul 19.00 hingga selesai. Konser Eksklusif Didi Kempot akan dibuka dengan penampilan salah seorang penyanyi dangdut, yakni bintang pantura indosiar.

“Nantinya, bintang pantura akan menyanyikan beberapa lagu saja, setelahnya baru Didi Kempot nyanyi,” kata Joky Huang selaku promotor acara.

Dua hari menjelang konser, Joky mencatat sudah ada 1.000 tiket lebih yang terjual melalui website tiket.com. Angka ini akan terus bertambah hingga hari penyelenggaraan tiba.

“Angka pastinya belum tahu karena semua data dipegang tiket.com. Tapi, kita sudah menyiapkan sekitar 1.300 hingga 1.500 tiket untuk konser nanti,” ujarnya.

Tiket yang ditawarkan ada tiga kelas, yakni kelas Silver seharga Rp250.000, kelas Gold dibanderol Rp400.000, dan kelas Platinum sebesar Rp600.000. Dari ketiga kelas tersebut, Joky mengaku kelas Platinum yang terlebih dahulu habis tiketnya, kemudian disusul kelas Gold. Untuk pembelian tiket Platinum dan Gold, setiap pembeli berhak mendapatkan baju bergambar Didi Kempot.

“Mungkin karena harga yang kita tawarkan tidak begitu mahal ya, jadinya cepat habis. Apalagi dengan harga segitu, penonton sudah bisa dapat fasilitas tempat duduk, AC, karpet bludru, pokoknya fasilitas mewah dari ballroom,” jelasnya.

Lebih lanjut Joky mengatakan, jika nanti masih ada sisa tiket yang belum terjual, Joky akan membuka stan khusus di lokasi acara untuk menjual tiket secara offline. Ia tidak akan memaksakan kehendak lantaran kapasitas ballroom hanya mampu menampung kurang lebih 2.000 orang.

Hingga saat ini, persiapan Joky sudah hampir 95 persen untuk konser eksklusif Didi Kempot. Ia juga sudah menyiapkan personel keamanan khusus untuk menjaga jalannya acara.

“Tinggal tunggu hari-H saja dan beberapa keperluan yang ada di lapangan, misalnya pemasangan panggung, setting alat, kamera, sound system, lampu, dan lainnya,” ujar Joky.

Direncanakan, Didi Kempot dan tim akan datang saat hari penyelenggaraan, yakni 7 Februari 2020. Mereka akan datang pada siang hari dan langsung melakukan gladi resik (GR) sebelum acara.