BerandaEventTurnamen Mancing di Banggai Berhadiah Rp500 Juta

Turnamen Mancing di Banggai Berhadiah Rp500 Juta

Published on

spot_img

Turnamen mancing kelas dunia Banggai International Tuna Fishing Tournament (BITFT) 2019 yang akan digelar di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada 27-29 September 2019 menawarkan total hadiah Rp500 juta dan jackpot Rp100 juta sebagai daya tarik peserta dan wisatawan.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kemenpar Indroyono Soesilo dalam acara Peluncuran dan Konferensi Pers BITFT 2019 yang diselenggarakan di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada Senin (24/6/2019) mengatakan turnamen ini diharapkan akan diikuti ratusan peserta dari berbagai negara.

Lebih lanjut, Indroyono mengatakan kegiatan ini akan masuk dalam kalender International Game Fishing Association (IGFA) sebagai otoritas yang mencatat rekor pemancingan internasional dari berbagai kategori jenis ikan sehingga direncanakan akan ada peninjauan langsung dari utusan IGFA.

BACA JUGA:  Halal Fair dan HIITS 2023 Hadirkan 250 Peserta dari Berbagai Negara

“Kami ingin meningkatkan devisa dari marine tourism yang nilainya tujuh kali lipat dari wisata biasa atau leisure yang rata-rata hanya 1.100 dolar AS perorang perkunjungan,” kata Indroyono.

Menurutnya, saat ini kegiatan wisata memancing memang belum mendapatkan prioritas dalam pengembangan destinasi serta publikasi sebagaimana produk wisata bahari lainnya, seperti diving, cruise, surfing, dan yacht yang dianggap berhasil memberikan sumbangan besar terhadap devisa negara. 

Event ini kami harapkan bisa mendorong popularitas wisata memancing,” kata Indroyono.

Kabupaten Banggai telah beberapa kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen mancing tingkat internasional.

BACA JUGA:  Ada Paket Wisata 3 Hari 2 Malam Ke Bali Hanya Rp1,6 Jutaan di BRI Travel Fair 2022

Di kalangan wisatawan mancing dunia, perairan Banggai dikenal sebagai destinasi wisata mancing kelas dunia karena terdapat banyak ikan eksotis seperti Banggai Cardinal Fish. Selain itu, perairan Banggai juga masuk dalam jalur migrasi ikan tuna dari kawasan Samudera Pasifik ke Samudera Hindia.

Senada dengan Indroyono, Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo menyampaikan antusiasme menyambut turnamen ini.

“Harapan kami dengan turnamen ini, kunjungan wisatawan ke Banggai, baik dari dalam maupun luar negeri akan semakin banyak. Kami juga berharap turnamen ini bisa menjadi acara rutin tahunan,” kata Mustar.

Untuk perlombaan ini, Banggai menyediakan total hadiah Rp500 juta. Pemenang akan dipilih berdasarkan berat hasil pancingan, dari juara pertama hingga juara keempat. Dengan kategori lomba minimal ikan yang ditimbang hingga 5 kg.

BACA JUGA:  MEGABUILD Indonesia 2016 Lakukan Edukasi Publik

Di samping ikan tuna, ada 10 spesies ikan lain yang akan dinilai sebagai tangkapan yakni Marline, Kuwe, Eskola, Lemadang, Kerapu, Kakap, Barakuda, Tenggiri, Pelayaran, dan Ambarjack. Panitia pun menyediakan lima kapal nelayan untuk dipakai peserta, tetapi pemancing dibolehkan jika ingin membawa kapal sendiri.

Dalam kompetisi memancing ini semua aturan turnamen mengikuti aturan IGFA.

Selain perlombaan reguler, akan ada pula hadiah jackpot sebesar Rp100 juta bagi yang berhasil menangkap ikan tuna sirip kuning di atas 100 kg.

Sinergi Pariwisata dan Olahraga, Artotel Group Dukung Pengembangan Empat Kawasan di Jawa Barat

Jakarta, Venuemagz.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia telah sukses menggelar Indonesia Sports...

Dorong Inovasi F&B, éL Hotel Bandung Gelar Solarium Bar Take Over with Mozzar

Bandung, Venuemagz.com - éL Hotel Bandung kembali menghadirkan inovasi baru untuk layanan Food &...

Formula 1 Dorong Kunjungan Turis ke Malaysia dan Singapura

Jakarta, Venuemagz.com -- Ajang balap mobil Formula 1 akan kembali digelar di Malaysia pada...

Cosmobeauté Indonesia 2026 Segera Digelar, Hadirkan Kelas Kecantikan Bagi Disabilitas hingga AI

Tangerang, Venuemagz.com - Industri kosmetik Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif dengan semakin bertambahnya jumlah...