BerandaFeatureIndustri MICE 20 Tahun Jalan Sendiri, Kritik Presdir Royalindo untuk Kementerian Pariwisata

Industri MICE 20 Tahun Jalan Sendiri, Kritik Presdir Royalindo untuk Kementerian Pariwisata

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com  –Kritik keras terhadap minimnya dukungan pemerintah kembali mencuat dari kalangan industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

Reza Abdullah, Presiden Direktur Royalindo, menegaskan bahwa selama lebih dari dua dekade, pelaku event di Indonesia merasa “jalan sendiri” tanpa konsistensi dukungan dari Kementerian Pariwisata maupun pemerintah pusat.

Pernyataan ini disampaikan Reza dalam tayangan YouTube Venue Magazine Episode “Obrolan MICE” yang membahas tantangan industri event di tengah inkonsistensi kebijakan pariwisata nasional berjudul “Pengakuan Blak-Blakan Pelaku Industri Event Soal Dampak Efisiensi Anggaran”.

Lobi Mandiri di Masa Pandemi

Reza menuturkan, selama pandemi COVID-19, ketika industri event lumpuh, para pelaku MICE harus berjuang sendiri mencari izin penyelenggaraan acara.

BACA JUGA:  Evolusi Industri MICE dan Corporate Travel

“Waktu COVID, kami setengah mati melobi kementerian supaya sektor ini dibuka. Tidak ada tindak lanjut. Akhirnya kami ke BNPB sendiri, ke gubernur sendiri, baru bisa jalan. Jadi memang rasanya selama 20 tahun ini, kita jalan sendiri tanpa keberpihakan,” ujarnya.

Kontribusi Pajak Besar, Tapi Terabaikan

Lebih jauh, Reza menyoroti kontribusi signifikan industri MICE dan pariwisata terhadap penerimaan negara maupun daerah. “Kita bayar pajak puluhan miliar per tahun. PPN dari sektor ini tidak kalah dengan pabrik. Tapi kami seperti tidak dianggap strategis,” katanya.

Ia mencontohkan, pajak hotel yang terbagi dua; pemerintah daerah dan pusat, otomatis menurun ketika aktivitas pariwisata melemah. “Itu jelas berdampak ke PAD daerah. Tapi nyatanya tidak ada langkah nyata pemerintah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Usai BTS Condong ke GBK, Kini GNR, Metallica, dan The Weeknd Dibidik JIS

Efek Langsung ke Ekonomi Rakyat

Menurut Reza, keistimewaan industri pariwisata yang di dalamnya ada sektor MICE juga adalah dampaknya yang langsung menyentuh masyarakat. Dari porter bandara, sopir taksi, warung kecil, hingga vendor perhotelan semuanya terlibat dalam industri ini.


“Begitu spending pariwisata turun, vendor-vendor ini yang paling duluan kena. Hotel mungkin masih bisa gaji karyawan, tapi vendor sabun, katering, sayur, hingga vendor event langsung drop. Banyak yang sudah mulai lay off,” ujarnya.

Kebijakan Tidak Konsisten

Reza menilai, pemerintah semestinya menjadikan pariwisata sebagai sektor prioritas dengan stimulus yang jelas. Namun kenyataannya, kebijakan perjalanan dinas (SPPD) justru dipangkas.

BACA JUGA:  10 Commandment Incentive Travel

“Padahal sebagian besar SPPD itu akhirnya dibelanjakan di sektor pariwisata, ada yang untuk transportasi, makan, beli oleh-oleh. Uang tersebut langsung mengalir ke masyarakat. Tapi kebijakan yang ada justru menekan belanja perjalanan,” tegasnya.

Tantangan Industri MICE

Pernyataan Reza Abdullah menggambarkan persoalan klasik yang dihadapi industri event di Indonesia: kontribusi besar terhadap ekonomi dan diplomasi budaya, tetapi minim perhatian dari pemerintah.

“Kalau terus begini, bukan hanya hotel yang kena dampak, tapi juga vendor-vendor kecil yang jadi tulang punggung industri,” pungkasnya.

Sumber: [EKSKLUSIF] Pengakuan Blak-Blakan Pelaku Industri Event Soal Dampak Efisiensi Anggaran

spot_img
spot_img

Bali Memimpin Sebagai Destinasi Liburan Musim Panas

Singapura, Venuemagz.com -- Untuk menyambut musim panas, platform perjalanan digital Agoda melaporkan kenaikan pencarian...

HKTB Luncurkan Promosi Musim Panas di Seluruh Kota

Untuk menyambut puncak musim liburan musim panas, Hong Kong Tourism Board (HKTB) akan meluncurkan...

Penerapan Smart Economy di Ekosistem Industri MICE

JAKARTA, Venuemagz.com – Industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) tengah berada di pusaran...

RX Japan Hadirkan Tiga Pameran F&B dalam Satu Atap

Tokyo, Venuemagz.com— “JAPAN’S FOOD” EXPORT FAIR, JFEX (Japan Int’l Food & Beverage Expo), dan...

Pekan Kesenian Bali 2026 Kembali Hadir dengan Target 1,6 Juta Pengunjung

Bali, Venuemagz.com - Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Bali kembali menyelenggarakan Pekan...

Pemerintah Siapkan Anggaran Ratusan Miliar untuk Diskon Transportasi Selama Libur Sekolah

Jakarta, Venuemagz.com - Libur sekolah menjadi momentum yang paling ditunggu keluarga Indonesia untuk melakukan...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...