Accor Dukung Kegiatan Bela Negara

Wednesday, 16 June 21 Bonita Ningsih
Accor

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menjalin kerja sama dengan grup perhotelan Accor (PT AAPC Indonesia) untuk mendukung gerakan bela negara. Hal ini tertuang dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan dengan Accor di Raffles Jakarta.

Dalam perjanjian ini, kedua belah pihak membuat berbagai program kerja sama yang sejalan dengan bidangnya. Kerja sama tersebut meliputi pelatihan pembinaan kesadaran bela negara, pelibatan dalam program pembentukan komponen cadangan bagi karyawan hotel, program pembinaan dan pengembangan UMKM, serta kerja sama dalam bidang pariwisata militer.

BACA JUGA:   Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum Siapkan Menu Khusus Kemerdekaan

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghidupkan ekosistem di dalam lingkup industri pertahanan dan perhotelan. Semoga tujuan sinergi untuk mendukung gerakan bela negara dapat dicapai secara efektif dan efisien,” kata Mayor Jenderal TNI Dadang Hendrayudha, Dirjen Pothan Kemhan.

Garth Simmons, CEO Accor Asia Tenggara, Jepang dan Korea Selatan, menyambut baik kerja sama dengan Kementerian Pertahanan dalam mendukung gerakan bela negara. Ia juga akan memastikan bahwa seluruh jaringan hotel Accor di Indonesia telah menyediakan akomodasi yang aman dan nyaman.

BACA JUGA:   Accor Hadirkan Properti Mondrian Pertama di Singapura

“Accor merupakan grup perhotelan yang sudah hadir hampir 30 tahun di Indonesia. Dalam kurun waktu tersebut, kami selalu berupaya untuk mendukung program-program yang dijalankan oleh pemerintah demi kepentingan bersama,” jelas Simmons.

Selain itu, Accor secara terbuka memberikan kesempatan bagi UMKM binaan Kemhan untuk bermitra dengan seluruh jaringan hotelnya. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen lanjutan dalam gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang juga merupakan bagian dari gerakan bela negara.

BACA JUGA:   Grand Whiz Poins Square Gelar Meet & Greet Freestyler Basketball Dunia

“Semoga kerja sama ini memberikan banyak manfaat bagi semua pihak untuk mendorong pemulihan pariwisata Indonesia, terutama di sektor perhotelan,” ujar Simmons lagi.