ARTOTEL Thamrin Jakarta Gelar Pameran Berkonsep Furniture

Friday, 14 February 20 Bonita Ningsih
ARTOTEL Thamrin Jakarta

ARTOTEL Thamrin Jakarta kembali menghadirkan sebuah pameran seni di ARTSPACE ARTOTEL Thamrin Jakarta. Berbeda dari biasanya, kali ini pameran seni yang digelar mengangkat konsep furniture karya seniman muda Indonesia: Rama Putra.

Pameran yang digelar pada 8 Februari hingga 29 Maret 2020 ini mengangkat tema Create More Beyond. Dalam pameran ini, Rama berkolaborasi dengan beberapa pihak, seperti seniman graffiti Olderplus dan beberapa brand, yakni Antikmebel, Furnibase, dan Cahayalampu untuk menampilkan sebuah desain furniture paling teranyar.

Sebelum menggelar pameran ini, Rama sudah secara aktif terlibat di berbagai acara seni di Jakarta, khususnya di bidang interior, furnitur, dan permusikan elektronik. Ia juga sempat berkolaborasi dengan rapper dan produser asal Jepang Shing02 pada tahun 2016-2017 untuk iklan salah satu brand speaker Jepang.

Rama Putra merupakan pria kelahiran Jakarta tahun 1992. Pria yang biasa disapa Mr. Procks ini berprofesi sebagai desainer furnitur di Furnibase Indonesia. Ia juga merupakan freelance desain grafis dan konsultan desain sejak lulus dari salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Ketertarikannya di dunia seni graffiti ini sudah muncul sejak tahun 2005.

Tidak hanya itu, Rama juga memiliki segudang prestasi di bidangnya. Salah satu prestasinya ialah memenangkan penghargaan untuk “Best Soundtrack – Short” FLA SURF FILM di Florida dengan beberapa produser pada tahun 2019. Dengan pengalaman dan pencapaian itulah yang membuat ARTOTEL Thamrin Jakarta tertarik untuk mengangkat karya seni Rama ke dalam pameran bertema Create More Beyond.  

Dicky Panjaitan, General Manager ARTOTEL Thamrin Jakarta, mengatakan, pameran seni yang berfokus pada furniture menjadi sebuah terobosan terbaru bagi ARTOTEL di tahun 2020. Pameran ini juga sebagai bentuk konsisten dari ARTOTEL Thamrin Jakarta dalam menyelenggarakan pameran-pameran yang baik dan berkualitas.

“Kami ingin menunjukkan kepada tamu dan masyarakat sekitar hotel bahwa pameran itu tidak hanya berupa lukisan saja. Ada banyak unsur yang dapat dikolaborasikan untuk menghasilkan sebuah karya yang bersifat fungsional, salah satunya dengan furniture ini,” kata Dicky.

Lebih lanjut Dicky berharap agar para tamu dapat menikmati pameran desain dan seni ini kemudian tertarik untuk membeli salah satu karya yang dipamerkan. Ke depannya, Dicky juga akan memperbanyak pameran seni lainnya agar dapat menambah wawasan masyarakat sekitar.