BerandaHotelBaru Dibuka Oktober 2025, Sanggraloka Ubud Catatkan Okupansi Hingga 70 Persen

Baru Dibuka Oktober 2025, Sanggraloka Ubud Catatkan Okupansi Hingga 70 Persen

Published on

spot_img
spot_img

Bali, Venuemagz.com – Sepanjang tahun 2025, Provinsi Bali menghadirkan tiga pasok hotel baru salah satunya Sanggraloka Ubud yang soft opening sejak Oktober 2025 silam. Sanggraloka Ubud merupakan Luxury Organic Farm & Retreat Resort di Bresela, Ubud Bali yang mengombinasikan kenyamanan modern serta keindahan alam Bali. 

Sanggraloka Ubud menawarkan model bisnis baru dalam hospitality yang tumbuh dari alam dan pada saat bersamaan menumbuhkan kembali kehidupan di sekitarnya. Di tengah dinamika pariwisata Bali yang semakin mencari keseimbangan antara pertumbuhan dan kelestarian, resort ini hadir sebagai contoh kemewahan, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat dapat beriringan.

Hal ini mengacu pada Laporan Booking Sustainable Travel Report 2024 yang menunjukkan bahwa semakin banyak wisatawan global yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan saat memilih akomodasi penginapan. Wisatawan juga akan memilih perjalanan yang lebih dekat dengan alam serta mencari pengalaman autentik dan berdampak positif bagi komunitas lokal, termasuk di segmen luxury traveler. 

BACA JUGA:  Accor Buka Hotel Baru Mercure Surabaya Manyar

Tren global juga memperkuat arah ini yang menunjukkan bahwa Asia sebagai tujuan utama retreat dan perjalanan pemulihan diri. Hal ini membuat Sanggraloka Ubud berada pada posisi strategis sebagai destinasi yang selaras dengan preferensi wisatawan dalam mencari pengalaman eco-luxury dan wellness retreat berbasis budaya. 

“Tujuan kami bukan hanya membangun resort, tetapi menghadirkan ekosistem yang menyehatkan tanah, memberdayakan masyarakat, dan menjaga warisan Bali tetap hidup,” ujar I Wayan Lanus, Direktur dan Partner Sanggraloka Ubud.

Tak hanya itu, Sanggraloka Ubud juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas kelas dunia dengan 69 kamar di dalamnya. Fasilitas yang ditawarkan di antaranya dua kolam renang outdoor dengan panorama hutan tropis, restoran, hingga wellness center yang menawarkan pijat dan perawatan khas Bali. 

Restoran menghadirkan hidangan segar farm-to-table dengan rangkaian dinner serta aktivitas romantis untuk mendorong tamu memperpanjang lama menginap. Ada juga kids playground, wedding chapel berkapasitas 150 orang, cooking class, serta amphitheater untuk pertunjukan budaya. 

BACA JUGA:  Favehotel Tambah Jumlah Kamar di Medan

Keunggulan utama resort ini adalah dekat dengan Sungai Oos sehingga memudahkan tamu untuk melakukan kegiatan melukat (pembersihan diri secara spiritual khas Bali) di sana. Tak hanya itu, tamu juga dapat mengikuti sesi yoga, meditasi dan terapi sound bath, atau sekadar bermain air di air terjun.

Performa Kuat di Awal Pembukaan

Dengan banyaknya keunggulan dan fasilitas yang ditawarkan, Sanggraloka Ubud, mencatat performa awal yang kuat selama tahun 2025. Di awal pembukaannya, resort ini mendapatkan tingkat hunian (okupansi) rata-rata sebesar 58 hingga 62 persen. 

Saat akhir tahun 2025, manajemen menargetkan adanya peningkatan okupansi hingga 65-70 persen. Bukan melalui diskon agresif, melainkan lewat strategi yang memperkaya pengalaman tamu dengan program wellness di sekitaran resort

BACA JUGA:  Perjalanan Bisnis di Hotel Bekasi Tumbuh Pesat Sepanjang Tahun 2025 

Dari total okupansi tersebut, 34-38 persennya berasal dari wellness, kuliner, dan event butik lewat program yang memperkaya pengalaman tamu. Kegiatan yang dilakukan berupa sesi sound healing di tepi sungai, kelas memasak dari hasil kebun organik, hingga pernikahan intim di Anandam Chapel. 

Melihat kinerja tersebut, pihak manajemen menargetkan seperempat total pendapatan pada semester pertama 2026 berasal dari wellness dan event. Pihak manajemen telah melakukan kurasi dan kolaborasi dengan operator retreat global serta spesialis micro-wedding untuk mencapai target tersebut.

“Kami percaya bahwa pariwisata tidak harus memilih antara pertumbuhan dan keberlanjutan. Sanggraloka membuktikan bahwa bisnis yang dijalankan dengan menghormati alam dan budaya justru menciptakan loyalitas tamu, nilai ekonomi yang lebih kuat, dan hubungan jangka panjang dengan komunitas,” ucap I Wayan Lanus.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

Hotel di Tiga Kota Ini Jadi Primadona Selama Libur Sekolah

Jakarta, Venuemagz.com - Libur sekolah menjadi momen terbaik untuk pergi plesiran bersama keluarga. Selain...

Strategi Hotel Jakarta dan Bali: Rebranding dan Peningkatan Kualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia tengah mengalami transformasi besar. Berdasarkan data Colliers...

AYANA Bali Hadirkan Fasilitas MICE Baru Berskala Besar 

Bali, Venuemagz.com - AYANA Bali bersiap mengukir sejarah baru dalam industri event nasional maupun...