BerandaHotelOkupansi Hotel di Bali Turun 10 Persen Akibat Konflik Timur Tengah

Okupansi Hotel di Bali Turun 10 Persen Akibat Konflik Timur Tengah

Published on

spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Mengawali kuartal pertama 2026, bisnis hotel di Bali menunjukkan kinerja yang relatif moderat jika dibandingkan tahun 2025. Hal ini dipicu dengan penurunan kunjungan wisatawan domestik serta melemahnya aktivitas MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) baik dari pemerintahan maupun korporasi.

Pada saat bersamaan, kondisi geopolitik global sedang tidak baik-baik saja karena adanya konflik di Timur Tengah dengan beberapa negara dunia. Hal ini menyebabkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali khususnya dari Eropa, Amerika Serikat, hingga Timur Tengah akibat adanya pembatalan dan gangguan penerbangan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, kunjungan wisman ke Bali pada Januari 2026 mengalami penurunan 12,30 persen dari periode sebelumnya. Dengan penurunan tersebut, jumlah wisman ke Bali pada Januari 2026 hanya mencapai 502.205 kunjungan.

BACA JUGA:  Kinerja Hotel Jakarta Diprediksi Melambat pada Kuartal Pertama 2025 

“Kemungkinan besar kunjungan wisman ke Bali akan terus turun pada kuartal pertama 2026 ini. Bahkan, apabila situasi geopolitik belum mereda, diperkirakan potensi turunnya akan berlanjut di kuartal dua 2026,” ungkap Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia dalam Colliers Virtual Media Briefing Q1 2026. 

Menurutnya, penurunan tersebut akan berpengaruh besar terhadap total keseluruhan wisman yang berkunjung ke Indonesia selama tahun 2026. Pasalnya, Bali menjadi destinasi tujuan utama para wisman saat berkunjung ke Indonesia.

“Market pariwisata kita masih mengandalkan Bali karena 45 persen wisman yang datang ke Indonesia itu perginya ke Bali. Kita harus terus genjot ini semua karena posisi Indonesia kalah dengan Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Vietnam dalam jumlah kedatangan wisman,” ucapnya lagi.

BACA JUGA:  FM7 Resort Hotel Bukan Sekadar Hotel Transit Bandara

Penurunan jumlah wisman juga berdampak terhadap tingkat hunian (okupansi) hotel di Bali khususnya yang mengandalkan pasar Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Serikat. Colliers mencatat ada penurunan kinerja hingga 10 persen di awal tahun 2026 jika dibandingkan kuartal IV 2025. 

Oleh sebabnya, konflik geopolitik global dapat segera mereda untuk mengembalikan performa kinerja hotel yang ada di Bali. Pasalnya, jika ketegangan geopolitik terus berlanjut berdampak terhadap kenaikan tarif penerbangan dan berpotensi semakin menekan permintaan perjalanan terutama dari wisatawan domestik. 

BACA JUGA:  KLEO Seminyak, Hotel Pertama JdV by Hyatt di Asia Tenggara

Imbasnya, angka kunjungan menurun dan berpotensi terjadi perang harga antar hotel-hotel di Bali. Cara ini biasa dilakukan para hotelier untuk bisa menarik lebih banyak tamu saat terjadi kondisi yang mengancam bisnisnya. 

Selain itu, Ferry juga menyarankan operator hotel untuk menerapkan pendekatan yang lebih adaptif dan strategis dengan mengadopsi kembali praktik operasional saat pandemi Covid-19 silam. Cara ini untuk menekan biaya operasional hotel guna mengoptimalkan kinerja di tengah kondisi pasar yang menantang.

“Hotel harus adaptif, mereka harus bisa menyesuaikan jumlah kamar operasional. Mereka juga harus bisa mengoptimalkan kerja staf sehingga terjadi efisiensi operasional dan mengendalikan biaya-biaya yang ada,” tutupnya.

Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk Hadirkan Fasilitas MICE Baru dengan Teknologi Modern

Jakarta, Venuemagz.com — Aloft by Marriott Jakarta Kebon Jeruk sukses menggelar acara MICE Showcase...

Dari Bahan Lokal hingga Panggung Kompetisi, KRISTA InterFOOD 2026 Angkat Inovasi Kuliner

Jakarta, Venuemagz.com - Inovasi kuliner tidak selalu bermula dari dapur restoran besar. Ia bisa...

KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peta Bisnis Kuliner, Bakal Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - Di balik makanan yang tersaji di meja, ada industri panjang yang...

Ekowisata Baru di Bogor, Eiger Nature Siapkan Ribuan Lapangan Kerja dan Berdayakan UMKM

Bogor, Venuemagz.com – EIGER Nature resmi diperkenalkan sebagai destinasi ekowisata di Megamendung, Kabupaten Bogor,...

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Timeless Festivities di Amarterra Villas Resort Bali Nusa Dua, Autograph Collection 

Bali, Venuemagz.com - Menjelang liburan akhir tahun, Amarterra Villas Resort Bali Nusa Dua, Autograph...

Sudamala Resort Ubud Segera Dibuka, Hadirkan Desain Bergaya Bali Kontemporer

Bali, Venuemagz.com – Sudamala Resorts kembali meluncurkan properti terbarunya yang akan dibuka di Ubud,...