BerandaHotelDafam Hotel Management Meluncurkan Meotel Jember

Dafam Hotel Management Meluncurkan Meotel Jember

Published on

spot_img

Dafam Hotel Management (DHM) melakukan soft opening Meotel Jember pada 2 Agustus 2018. Ini merupakan merek Meotel ketiga yang dikelola oleh DHM dengan konsep retro art , artistik bergaya vintage, sekaligus modern.

Berlokasi di Jln. Karimata No. 43 Jember, Meotel Jember memiliki 120 kamar yang terdiri atas empat tipe, yakni Superior dengan luas 18 meter persegi, Deluxe dengan luas 20-24 meter persegi, Family dengan luas 40 meter persegi, dan Executive dengan luas 30 meter persegi. Selain itu, juga tersedia kamar khusus untuk penyandang disabilitas. Seluruh kamar dilengkapi dengan fasilitas antara lain TV layar datar 32 inci dengan saluran internasional, Wi-Fi, pembuat kopi, telepon IDD, dan bathroom amenities.

Meotel Jember yang terdiri dari sembilan lantai ini juga ditunjang sejumlah fasilitas, di antaranya kolam renang, layanan kamar 24 jam, Ukafe Bistro yang bisa untuk bersantai sambil menikmati hidangan yang disajikan secara profesional dengan beragam menu, serta Ukafe Lounge yang mempunyai akses ke Bus Cafetaria yang dirancang dengan replika bus double decker yang sangat Instagramable. Untuk kebutuhan bisnis, Meotel Jember juga memiliki lima ruang meeting dan satu ballroom dengan kapasitas hingga 800 orang.

BACA JUGA:  Colliers Proyeksikan Kinerja Hotel pada Semester Dua 2024 akan Meningkat, Didukung Kegiatan MICE

Acara soft opening ini dihadiri oleh Agung Hartono selaku pemilik hotel, CEO PT DHM Andhy Irawan, Managing Director PT DHM Handono S. Putro, jajaran Muspida Kabupaten Jember, relasi bisnis, dan juga rekan-rekan media. Acara seremoni ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diiringi musik kendang patrol.

Dalam kesempatan ini juga Meotel jember mendapatkan dua penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia – Dunia ( LEPRID ) untuk rekor hotel dengan eksterior replika bus double decker pertama di Indonesia dan replika bus double decker terbesar dengan panjang 20,65 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3,60 meter.

BACA JUGA:  Ada Parade Buntut di Golden Tulip Passer Baroe

Udik Hariantoko, General Manager Meotel Jember, mengatakan, kehadiran Meotel di Jember artistic ini dapat memberikan alternatif tempat menginap bagi para wisatawan maupun pebisnis yang berkunjung ke Jember.

Meotel merupakan salah satu bagian dari merek Dafam Hotels untuk kelas ekonomis dengan konsep retro art. Hotel yang  identik dengan perpaduan warna yang sangat mencolok antara hijau dan merah ini sangat cocok untuk para urban traveler maupun pebisnis yang ingin tinggal dalam waktu singkat. Memasuki hotel ini, tamu akan menjumpai lukisan-lukisan maupun foto tokoh-tokoh terkenal yang didesain sedemikian artistik sehingga tamu akan mendapatkan pemandangan yang menyegarkan mata dan tentunya mendapatkan pengalaman dari apa yang dirasakan selama menginap.

BACA JUGA:  Swiss-Belresidences Kalibata Menjadi Tuan Rumah SBEC Member Gathering "Blossom of Shanghai"

Trik Industri Hotel Jakarta Dongkrak Pendapatan di Kuartal Tiga 2026 

Jakarta, Venuemagz.com - Pasar properti dan perhotelan Indonesia kini memasuki fase pemulihan yang kian...

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Dorong Sustainable Fashion dan Pemberdayaan UMKM

Jakarta, Venuemagz.com – Mangkuluhur ARTOTEL Suites kembali berkolaborasi dengan desainer mode Indonesia, Didiet Maulana,...

Hub Strategis Jakarta: Mangkuluhur ARTOTEL Suites Satukan Bisnis, Seni, dan Kebugaran

Jakarta, Venuemagz.com — Seiring dengan evolusi industri perhotelan mewah yang kini melampaui kemewahan konvensional,...

Konser YE Live in Jakarta Perkuat Wisata Konser di Jakarta

Harga Tiket YE Live in Jakarta 2026 Mulai Rp1,875 Juta, Ini Kategori yang Sold...

Dafam Hotel Management Rayakan Ulang Tahun ke-12

Dafam Hotel Management (DHM) merayakan ulang tahunnya yang ke-12 pada tanggal 7 Juli 2022....

Andhy Irawan Menerima Penghargaan Best CEO 2021

Mengawali tahun 2022, CEO PT Dafam Hotel Management Andhy Irawan MBA meraih penghargaan Special Award...

Seperti Apa Nasib Bisnis Hotel 2022?

Di antara hotel yang tutup atau bangkrut, ada hotel baru bermunculan. Bahkan ada investor...