Dua Hotel Accor Dijadikan Tempat Singgah

Wednesday, 10 June 20 Bonita Ningsih

Habitat for Humanity Indonesia (HHI), sebuah organisasi kemanusiaan yang berfokus menyediakan hunian yang layak, terus berupaya menyediakan “tempat singgah” bagi para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. Saat ini, HHI mengajak jaringan hotel Accor untuk bekerja sama dalam menyediakan tempat singgah bagi para pejuang medis Tanah Air.

Susanto, Direktur Nasional HHI, mengatakan, selain memberikan tempat yang nyaman untuk tenaga medis melepas lelah usai bekerja, penyediaan tempat singgah ini juga dapat memperkecil penyebaran virus Corona di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Banyak perawat yang tidak mau pulang ke rumahnya karena takut bawa virus dari rumah sakit. Belum lagi dengan stigma buruk dari para tetangga yang khawatir tertular dengan tenaga medis. Melihat kondisi itu, kami bersama-sama ingin membuat tempat singgah bagi mereka,” jelas Susanto.

Habitat for Humanity Indonesia memulai program ini sejak 13 April 2020 dan menargetkan akan membantu 600 tenaga medis untuk mendapatkan tempat istirahat yang layak. Melalui kerja sama dengan Accor, saat ini HHI sudah berhasil merampungkan target tersebut sehingga akan menambahkan jumlah tenaga medis yang akan dibantu.

“Kami akan naikkan targetnya karena katanya puncak pandemi di Indonesia akan berlangsung pada Juni hingga Juli. Makanya, kami ingin terus menyiapkan tempat yang layak untuk mereka istirahat agar dapat memulihkan kondisi tubuh dan meningkatkan stamina usai bekerja,” ujarnya lagi.

Dalam hal ini, Accor telah menyiapkan dua hotelnya untuk menjadi tempat singgah bagi para tenaga medis khusus penanganan COVID-19. Adi Satria, VP Sales, Marketing, Distribution & Loyalty Accor Malaysia-Indonesia-Singapura, mengatakan, dua hotel yang sudah disiapkan untuk kerja sama HHI adalah Hotel Ibis Budget Jakarta Daan Mogot dan Hotel Ibis Budget Jakarta Cikini.

“Untuk Habitat memang baru dua hotel, tetapi mudah-mudahan ke depannya akan terus bertambah. Apalagi, saat ini target tim medisnya ditambah menjadi 1.200 orang, jadinya kita akan terus memaksimalkan kemampuan yang ada,” ucap Adi.

Adi mengatakan, pandemi COVID-19 merupakan kejadian luar biasa sehingga diperlukan kerja sama yang baik dari berbagai pihak untuk menanggulangi penyebaran virus ini.

“Sebelumnya, kami juga sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menyiapkan tempat tinggal para tenaga medis. Kami juga sudah menyediakan hotel untuk tempat karantina mandiri bagi yang membutuhkan,” jelas Adi.

Kerja sama ini juga mengedepankan protokol kesehatan yang ketat untuk mengurangi risiko penularan di area hotel. Sejak awal menjalankan program ini, Susanto selalu meminta pihak hotel untuk menyiapkan protokol kesehatan bagi tenaga medis dan seluruh staf hotel.

“Pokoknya, semua hotel yang kerja sama dengan kita merupakan hotel terbaik dan harus aman dari COVID-19,” ujar Susanto.

Setiap hotel harus memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) terbaik terkait kesehatan, kebersihan, dan keamanan para petugas medis. Beberapa di antaranya ialah dengan mengukur suhu tubuh sebelum masuk area hotel, melakukan pembersihan rutin seluruh area hotel, hingga protokol dalam penyediaan makanan.

“Mulai dari lobi, kamar, dan seluruh tempat di hotel harus rutin disemprot cairan disinfektan. Pemberian makanan juga hanya boleh menggunakan kotak dan langsung diberikan ke kamar masing-masing tenaga medis,” kata Susanto.

Adi mengatakan, pihaknya juga akan memberikan makanan yang sehat dan bergizi bagi setiap tenaga medis yang menginap di kedua hotel tersebut. Melakukan sanitasi menjadi hal utama yang akan dilakukan pihak hotel agar tenaga medis dapat istirahat dengan tenang dan nyaman.

Ke depannya, kerja sama Accor dengan HHI akan terus berjalan dengan baik sampai pandemi COVID-19 berakhir. Menurut Adi, Accor akan terus memberikan dukungan kepada seluruh tim medis yang bekerja untuk menangani virus Corona di Indonesia.

“Pandemi ini akan berakhir setelah ditemukannya vaksin, dan sampai saat ini tidak ada yang tahu kapan vaksin ditemukan. Makanya, kami akan terus mendukung program ini sampai pandemi berakhir,” ujar Adi.