PSBB Dilonggarkan, Sejumlah Hotel Inna Mengalami Kenaikan Okupansi

Wednesday, 10 June 20 Harry
grand inna malioboro new normal

Sejalan dengan kebijaksanaan pelonggaran PSBB yang dilaksanakan pemerintah, kegiatan perekonomian secara bertahap kembali berjalan. Melalui implementasi “Prosedur dan Protokol Kesehatan New Normal”, okupansi hotel Inna di beberapa kota pun mengalami peningkatan.

Dengan prosedur dan protokol kesehatan new normal yang telah diimplementasikan tersebut, para tamu dilayani dengan tingkat kebersihan, kesehatan, dan keamanan yang tinggi pada saat mereka tiba serta melaksanakan aktivitas dan kegiatan di hotel Inna hingga check out dari hotel.

Dengan mengacu pada kebijaksanaan dan program yang dicanangkan oleh pemerintah, PT HIN (Persero) mengimplementasikan SOP dan protokol kesehatan new normal yang menekankan aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan (Clean, Healthy, Safety) yang mencakup seluruh kegiatan serta operasional hotel, mulai dari ketentuan dan prosedur new normal untuk seluruh karyawan, kebersihan kamar, dan berbagai sarana dan fasilitas hotel, seperti layanan resepsionis, housekeeping, ruang pertemuan, ballroom, food and beverage, laundry, spa, kolam renang, pusat kebugaran, hingga prosedur di bidang engineering dan perawatan serta berbagai bidang operasional hotel lainnya.

BACA JUGA:   Promo Natal dan Tahun Baru Persembahan Swiss-Belhotel Mangga Besar

Sebagai bagian dari langkah untuk memastikan terlaksananya SOP dan protokol kesehatan new normal tersebut, selain sosialisasi dan edukasi yang telah dilaksanakan kepada para petugas hotel dan seluruh jajaran karyawan, HIN juga telah menyiapkan berbagai sarana informasi di area publik dan kamar hotel berkaitan dengan prosedur standar kebersihan dan higienitas, seperti informasi menjaga jarak di lift, menjaga jarak di lobi, bagaimana menekan tombol lift dengan aman, peta lokasi tempat cuci tangan atau hand sanitizer, serta berbagai petunjuk dan informasi-informasi lain untuk memastikan kebersihan dan higienitas di seluruh area dan kawasan hotel.

Dengan penerapan prosedur dan kesehatan new normal dan sejalan dengan dibukanya kembali kegiatan kepariwisataan di Yogyakarta pada awal Juni 2020, hotel Grand Inna Malioboro pada akhir pekan minggu pertama ini menunjukkan peningkatan jumlah tamu yang datang.

BACA JUGA:   Santika Indonesia Hotels & Resorts Dinobatkan Sebagai Perusahaan Tahan Pandemi

Hal yang sama dialami Inna Parapat Hotel & Resorts yang berada di kawasan wisata Danau Toba. Dengan dibukanya kembali kegiatan wisata di kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas, Inna Parapat Hotel & Resorts juga mengalami peningkatan tamu yang signifikan. Pada periode minggu terakhir bulan Mei, saat Idul Fitri, okupansi Inna Parapat Hotel & Resorts mencapai 80-100 persen, dan okupansi rata-rata pada bulan Mei mencapai 41 persen.

Inna Parapat Hotel & Resorts juga telah dijadikan hotel percontohan bagi seluruh hotel di kawasan Danau Toba oleh pemerintah daerah setempat karena menerapkan prosedur dan protokol kesehatan new normal sesuai standar pemerintah. Selain itu, dengan dibukanya kembali kegiatan pariwisata di kawasan Danau Toba, okupansi Inna Parapat selama periode 1-7 Juni meningkat signifikan, mencapai rata-rata 56,30 persen.

Sebelumnya, hotel Grand Inna Kuta juga telah menerima tamu dari pegawai migran Indonesia yang datang dalam grup, di mana jumlah tamu pada bulan Mei-Juni mencapai hingga 1.842 room night.

Iswandi Said, Direktur Utama PT HIN, mengatakan, “Industri perhotelan merupakan salah satu industri yang paling pertama terkena dampak COVID-19, dan kemungkinan merupakan sektor industri yang paling belakang mengalami pemulihan. Namun, dengan berbagai langkah dan inovasi yang telah kami laksanakan selama masa pandemi COVID-19 dan melalui implementasi ‘Protokol Kesehatan Era Normal Baru’, HIN siap menyambut bisnis di era new normal dan optimistis secara bertahap industri perhotelan akan kembali berkembang menuju ke pemulihan.”