BerandaHotelHotel Sultan Ditutup, Bagaimana Nasib Bisnis MICE di Jakarta? 

Hotel Sultan Ditutup, Bagaimana Nasib Bisnis MICE di Jakarta? 

Published on

spot_img
spot_img

Jakarta, Venuemagz.com – Belum lama ini, kawasan Hotel Sultan Jakarta telah resmi dieksekusi dan diambil alih oleh negara. Proses pengosongan gedung pun tengah dilakukan yang mengakibatkan Hotel Sultan berhenti beroperasi atau ditutup untuk tamu menginap.

Namun, apakah penutupan ini berdampak terhadap bisnis MICE (meeting, incentive, conference, and exhibition) di Jakarta. Mengingat hotel ini berada strategis di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan dekat dengan pusat bisnis Jakarta.

Hal tersebut ditanggapi oleh Colliers Indonesia saat melakukan Virtual Media Briefing Q2 2026 pada 8 Juli 2026. Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, menjelaskan bahwa penutupan ini tidak berdampak secara signifikan terhadap pasar MICE dan hotel-hotel di sekitarnya. 

BACA JUGA:  Pullman Jakarta Indonesia Hadirkan Program Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri

“Mungkin dampaknya akan terasa sangat besar saat ada event besar di GBK. Karena memang hotel ini posisinya sangat strategis, kamarnya besar, dan ruang pertemuannya juga megah,” kata Ferry. 

Kawasan GBK sendiri memang dikenal sebagai tempat menyelenggarakan berbagai event mulai dari korporasi, pemerintahan, konser musik, hingga olahraga. Untuk acara skala kecil hingga menengah, penutupan Hotel Sultan dianggap tidak terlalu berpengaruh terhadap tamu event karena masih banyak hotel-hotel yang tersebar di sekitar area tersebut.

BACA JUGA:  Rayakan Ulang Tahun ke-5, Novotel Jakarta Cikini Gelar Kegiatan CSR

“Tamu yang sebelumnya menginap di Sultan, pada umumnya tetap memiliki kebutuhan akomodasi. Mereka cenderung akan berpindah ke hotel lain di kawasan atau lokasi yang masih memiliki akses dekat ke GBK dan daerah CBD atau pusat bisnis Jakarta,” jelasnya.

Oleh sebabnya, penutupan ini berdampak positif terhadap hotel di sekitarnya karena adanya pergeseran permintaan. Apalagi, menurut Ferry, saat ini sudah banyak hotel di Jakarta yang memiliki kapasitas kamar cukup besar untuk mengakomodir permintaan tamu MICE. 

“Sebenarnya sudah banyak hotel yang tersebar di area sekitar GBK yang dapat mereka pilih. Misalnya saja sekitaran Senayan, SCBD, atau mungkin Gatot Subroto,” ucapnya lagi.

BACA JUGA:  Santika Fair B2B Jakarta 2025 Hadirkan Paket Bisnis Terbaik dan Hadiah Menarik

Jika ada lonjakan permintaan, tamu MICE dapat memilih hotel yang berada di area sedikit jauh dari kawasan GBK. Cara ini tetap memudahkan para tamu karena adanya aksesibilitas dan konektivitas yang memadai di Jakarta.

“Sekarang ini akses transportasi semakin baik sehingga memudahkan konektivitas masyarakat di Jakarta. Jadi, tamu bisa menginap di daerah agak lebih jauh dari GBK misalnya Thamrin dan sekitarnya,” tutupnya. 

spot_img

Turis China Tumbuh Pesat ke Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com – Platform perjalanan digital Agoda merilis informasi terbaru mengenai tren perjalanan ke...

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan LUME, Destinasi Baru Asian Fusion Dining di Jakarta Selatan

Jakarta, Venuemagz.com -- Swiss-Belresidences Kalibata memperkenalkan fasilitas terbarunya yang diberi nama LUME, destinasi kuliner...

The Green Peak ARTOTEL Curated Hadirkan Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern 

Bogor, Venuemagz.com - Kawasan Puncak, Bogor, selalu memiliki magnet tersendiri bagi warga ibu kota...

Hotel di Tiga Kota Ini Jadi Primadona Selama Libur Sekolah

Jakarta, Venuemagz.com - Libur sekolah menjadi momen terbaik untuk pergi plesiran bersama keluarga. Selain...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Luncurkan Pop Up Warung Jaksel dengan Cita Rasa Nusantara

Jakarta, Venuemagz.com - Dwangsa9 Indonesian Restaurant di THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa resmi meluncurkan...

Strategi Hotel Jakarta dan Bali: Rebranding dan Peningkatan Kualitas

Jakarta, Venuemagz.com - Industri perhotelan di Indonesia tengah mengalami transformasi besar. Berdasarkan data Colliers...