Hotel Tentrem Jogjakarta Siapkan Protokol Kesehatan Menyambut Kenormalan Baru

Friday, 12 June 20 Herry Drajat
Hotel Tentrem Jogjakarta

Pelonggaran PSBB yang dilakukan pada beberapa daerah di Indonesia disambut baik oleh masyarakat dan semua kalangan industri, termasuk industri perhotelan. Salah satu hotel yang bersiap menyambut era kenormalan baru adalah Hotel Tentrem Jogjakarta.

Hotel bintang lima yang berlokasi strategis di pusat kota Yogyakarta ini sedang membuat penyesuaian pada prosedur standar operasional yang disesuaikan dengan pedoman kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah dan badan kesehatan yang berwenang. Penyesuaian prosedur ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan seluruh tamu, karyawan, dan semua relasinya.  

Sebagai deteksi awal, saat melakukan reservasi para tamu diminta untuk mengisi kuesioner mengenai kondisi kesehatan dan travel history, baik secara online maupun offline. Hal yang sama juga dilakukan pada seluruh karyawan yang diwajibkan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pelaporan travel history secara berkala. Selanjutnya, diberlakukan pemeriksaan suhu tubuh pada semua orang yang memasuki area hotel.

Langkah berikutnya adalah melakukan pembersihan dengan disinfektan pada area publik maupun privat, baik dengan sprayer maupun kain microfiber, terutama pada area yang sering diakses oleh tamu dan karyawan. Selanjutnya adalah penerapan physical distancing pada seluruh area hotel, antara lain menetapkan jarak aman pada lift tamu, restoran, dan ruang meeting.

“Dengan penetapan jarak aman, kapasitas kami untuk menampung tamu otomatis berkurang. Saat ini kapasitas yang dapat diakomodir adalah 1/3 dari kapasitas normal,” ungkap Mey Nurnaningsih, Corporate General Manager Tentrem Hotel Management Indonesia.

Mey menambahkan bahwa Hotel Tentrem Yogyakarta memiliki ruang pertemuan dengan skala besar sehingga pertemuan dengan peserta hingga 350 orang masih dimungkinkan dengan tetap menerapkan jarak aman hingga 1,5 meter.

Semua orang yang berada dalam lokasi hotel, baik tamu maupun karyawan, juga diwajibkan menggunakan masker. Hotel menyediakan masker gratis untuk tamu, yang diberikan saat check in. Tak hanya masker, tamu juga mendapatkan hand sanitizer, tisu disinfektan, dan juga hand extension yang berguna untuk mencegah kontak fisik pada bidang yang biasa disentuh orang. Sementara bagi karyawan, selain masker diwajibkan pula memakai sarung tangan.

Yang tak kalah penting adalah penerapan prosedur pada bidang food & beverage. Beberapa inovasi yang telah dilakukan di antaranya penguatan standar dalam pemilihan dan pengolahan bahan makanan, pemilihan menu yang menyehatkan, dan pengemasan makanan secara individual, misalnya dalam penyajian coffee break atau opsi hidangan dalam bento box.

Hotel Tentrem Yogyakarta memiliki beberapa protokol andalan, salah satunya adalah penggunaan UV Filter pada unit pendingin udara agar udara yang mengalir terbebas dari virus dan bakteri. Protokol lainnya adalah penerapan semi-contactless technology pada proses check in, pemesanan makanan, dan pembayaran yang dapat dilakukan dengan memindai barcode.

Untuk memastikan semua protokol berjalan dengan semestinya, hotel yang memiliki 274 kamar, 9 meeting room, serta sebuah ballroom berkapasitas hingga 2.300 barang ini menunjuk seorang Health & Safety Manager.

“Kenyamanan, keselamatan, serta ketenteraman tamu dan karyawan merupakan prioritas utama kami, dan kami berharap tamu tetap dapat menikmati saat-saat yang menenteramkan selama berada di Hotel Tentrem Yogyakarta, khususnya saat perubahan situasi saat ini,” ujar Mey.