BerandaHotelMenelusuri Jejak Soekarno di The Phoenix Hotel Yogyakarta

Menelusuri Jejak Soekarno di The Phoenix Hotel Yogyakarta

Published on

spot_img

Dalam rangka merayakan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, jaringan hotel Accor mempersembahkan sebuah penawaran menarik dari salah satu hotelnya, yaitu The Phoenix Hotel Yogyakarta -MGallery. Dalam hal ini, The Phoenix Hotel Yogyakarta -MGallery meluncurkan “Soekarno Signature” yang merupakan paket menginap eksklusif bagi para tamunya.

Soekarno Signature hadir sebagai upaya melestarikan nilai sejarah bangsa serta cinta wisata Indonesia. Paket ini dikemas secara unik dengan menawarkan berbagai pengalaman menginap bernuansa sejarah di The Merdeka Suite, sebuah kamar yang dulunya sempat ditempati oleh proklamator dan presiden pertama Indonesia, yakni Ir. Soekarno.

BACA JUGA:  Swiss-Belhotel International dan Zest Hotels Hadirkan Promosi Ramadan Delights

Selain menginap, paket tersebut juga menawarkan tur ke ruangan yang dulunya merupakan ruang kerja Soekarno. Para tamu juga akan mendapatkan pengalaman bersantap eksklusif dengan hidangan yang terinspirasi dari makanan kesukaan sang Proklamator.

Adi Satria, Vice President Sales, Marketing, Distribution & Loyalty Accor Malaysia-Indonesia-Singapura, mengatakan, pihaknya yakin bahwa penawaran Soekarno Signature akan laku di pasaran. Apalagi, ditambah dengan dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, menambah keyakinan Accor dalam mempromosikan paket menginap ini.

“Penjualan paket ini karena didasari dengan nilai history yang tinggi. Berbagai fakta telah diuraikan secara jelas, bukan hanya hoax maupun dongeng belaka karena kami sebelumnya sudah melakukan research terkait kebenaran sejarah tersebut,” jelas Adi.

BACA JUGA:  ASTON Priority Simatupang Akomodir Kebutuhan Anak dan Keluarga 

Berdasarkan data yang diterima, The Phoenix Hotel Yogyakarta – MGallery merupakan sebuah tempat kerja Soekarno ketika ibu kota Indonesia pindah ke Yogyakarta setelah kemerdekaan. Berangkat dari berita tersebut, pihak Accor kemudian melakukan tinjauan literasi dan wawancara kepada mantan pemilik gedung Bernie Liem serta pensiunan staf bernama Karmin saat hotel itu bernama Hotel Merdeka dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Yogyakarta.

Dari hasil tersebut ditemukan fakta bahwa bangunan hotel disewakan pada pemerintah dan digunakan sebagai “Hotel National and Tourism Office” (NV HONET) dari tahun 1951 hingga 1988. Tempat tersebut merupakan lembaga yang mengelola hotel-hotel yang sebelumnya dimiliki oleh Belanda pada masa kolonial. Oleh karena itu, jejak Soekarno membekas di gedung berusia 100 tahun lebih ini yang memiliki arsitektur campuran klasik khas Eropa dan Jawa.

BACA JUGA:  Jingle Mingle Holiday di Swiss-Belhotel Pondok Indah

“Dengan adanya Soekarno Signature ini dapat menumbuhkan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dan saya yakin paket ini dapat meningkatkan pariwisata Indonesia, khususnya di Yogyakarta,” ujar Adi.

Swiss-Belhotel International Resmikan Kehadiran Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay

Batam, Venuemagz.com – Swiss-Belhotel International mengumumkan soft opening Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay di Batam....

ROW for R.O.L.E 5.0, Misi untuk Pergerakan yang Berdampak Luas

Bali, Venuemagz.com -- Pada hari Sabtu, 25 April 2026, Row for R.O.L.E kembali diselenggarakan...

Mercure Jakarta Grogol Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Budaya Betawi hingga Fasilitas Ice Bath

Jakarta, Venuemagz.com - Operator hotel terkemuka di dunia, Accor, kembali melebarkan sayapnya di Indonesia...

Perkuat Ekosistem MICE ASEAN, NICE Jalin Kemitraan Strategis dengan MITEC 

Bangkok, Venuemagz.com – Untuk memperkuat ekosistem trade dan business events di kawasan ASEAN, Nusantara...

Menikmati Makanan Kesukaan Soekarno di The Phoenix Hotel Yogyakarta -MGallery

Indonesia baru saja merayakan hari kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus. Dalam rangka memeriahkan HUT...