BerandaHotelPasokan Kamar Hotel Baru di Jakarta dan Bali Turun pada 2020

Pasokan Kamar Hotel Baru di Jakarta dan Bali Turun pada 2020

Published on

spot_img

Di awal tahun, Colliers International Indonesia mengeluarkan data terkait ekspektasi pasokan kamar baru hotel di Jakarta, Surabaya, dan Bali selama tahun 2020. Ekspektasi pasokan kamar baru hotel di tahun 2020 cenderung lebih rendah jika dibandingkan dengan pencapaian di tahun 2019.

Pada tahun 2019, pasokan kamar baru hotel di Jakarta mencapai 2.606, sementara ekspektasi yang dikeluarkan Colliers International Indonesia pada tahun 2020 hanya mencapai 2.103. Jika dijabarkan, akan ada penambahan kamar baru untuk hotel bintang 5 sebanyak 711 kamar, di hotel bintang 4 ada penambahan sebanyak 797 kamar, dan di hotel bintang 3 akan ada penambahan 595 kamar.

BACA JUGA:  Swiss-Belresidences Rasuna Epicentrum Menawarkan Makan Malam Sepuasnya dengan Pemandangan Kota Jakarta 

Sementara itu, jumlah kamar yang berhasil ditambah di Bali pada tahun 2019 berjumlah 991 kamar. Jumlah tersebut turun jika dibandingkan dengan ekspektasi yang dibuat Colliers International Indonesia pada tahun 2020, yakni 895 kamar hotel baru di Bali.

Kendati Jakarta dan Bali mengalami penurunan dalam ekspektasi pasokan kamar baru, di Surabaya justru memiliki kenaikan. Pada tahun 2020, Colliers International Indonesia mengharapkan akan ada 1.086 tambahan kamar baru yang dibuat oleh hotel di Surabaya.

BACA JUGA:  Rayakan Imlek di Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung dengan Makan Malam Prasmanan Hingga <em>Doorprize</em>

Nurul Yonasari, Senior Research Executive Colliers International Indonesia, mengatakan, ekspektasi yang dibuat pihaknya berdasarkan riset dari lapangan. Nurul mengatakan, adanya kenaikan pasokan kamar hotel baru di Surabaya sebagai imbas dari ditundanya pembangunan kamar di tahun 2019. Menurutnya, ditundanya pembangunan kamar baru pada tahun 2019 disebabkan oleh beberapa faktor, beberapa di antaranya adalah masalah finansial, belum terselesaikannya masalah fit out, dan juga masalah perizinan.

BACA JUGA:  Natal dan Tahun Baru tak terlupakan di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

“Kadang ada juga masalah internal dari owner-nya, apalagi kalau pemiliknya bukan hanya satu. Itu bisa jadi masalah juga,” kata Nurul.

IFEX 2027 Segera Digelar, Gabungkan Inspirasi Desain dan Rantai Pasok Industri Furnitur

Jakarta, Venuemagz.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bersama Dyandra Promosindo mengumumkan...

Menpar: WITF 2026 Jadi Jembatan Produk Pariwisata Indonesia ke Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com -- Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya menghubungkan produk...

WITF 2026 Hadirkan Ratusan Buyer, Perkuat Pariwisata Indonesia di Pasar Global

Jakarta, Venuemagz.com – Di tengah dinamika geopolitik global yang memengaruhi mobilitas dan industri pariwisata...

IFMAC WOODMAC 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Ratusan Peserta Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu dari 15 Negara

Jakarta, Venuemagz.com - PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) bersama PT Nine Koeln Indonesia resmi...

Kinerja Hotel di Kuartal Tiga 2020 Masih Rendah

Colliers International Indonesia merilis kinerja hotel di Jakarta dan Bali pada kuartal ketiga tahun...