BerandaHotelPHRI: Pelaku Hotel Harus Melek Digital

PHRI: Pelaku Hotel Harus Melek Digital

Published on

spot_img
spot_img

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DKI Jakarta mengadakan seminar dengan tema “Strategic Hospitality Marketing”. Tema ini dipilih untuk mengantisipasi minimnya jumlah tamu hotel saat Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar pada 17 April 2019.

Lisa P. Sanjoyo, Ketua Penyelenggara, menjelaskan, setiap tahunnya PHRI DKI Jakarta mampu mengadakan seminar sebanyak dua kali dalam setahun. Dalam seminar kali ini, tema tersebut dipilih lantaran agenda politik seperti Pilpres menjadi tantangan terbesar bagi para pemilik hotel. Permintaan tamu untuk menginap cenderung menurun dan berkurangnya permintaan para korporat dalam penyewaan ruang meeting.

“Agenda politik ini menyebabkan okupansi menurun. Lalu, kita pikir apa yang bisa kita lakukan secara bersama-sama? Ya, salah satunya ini membuat seminar yang menyajikan strategi-strategi dalam marketing,” kata Lisa saat seminar Strategic Hospitality Marketing yang digelar di Hotel Oria, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:  Seperti Apa Nasib Bisnis Hotel 2022?

Untuk mencapai hasil yang maksimal, pembicara yang dihadirkan merupakan orang-orang berkompeten di bidangnya. Ada lima pembicara yang dihadirkan, yakni Jubi Prasetyo sebagai VP Loyalty & Ancillary Garuda Indonesia, Tina Sihombing sebagai Corporate Sales Marketing Director Parador Hotels & Resorts, Verdyka Kurniawan sebagai Senior Business Development Consultant Google Customer Solutions, Handono S. Putro sebagai Managing Director Dafam Group, dan Pramita Sari sebagai Ketua Himpunan Humas Hotel (H3).

“Kalau bicara teori, dari buku banyak. Ketika kita bicara bagaimana mempraktikannya, kita butuh narsum yang memang sudah terbukti dan teruji pengalamannya, yang bisa memberi sharing, strategi apa yang dibutuhkan untuk anggota-anggota kami agar bisa meningkatkan okupansi di hotelnya masing-masing,” ujar Lisa.

BACA JUGA:  Rakernas PHRI 2021: Upaya Memulihkan Pariwisata Indonesia

Handono mengatakan bahwa dalam sebuah marketing tidak ada rumus jitu di dalamnya. Menurutnya, marketing itu sebuah seni, yang menempatkan para pelaku hotel di tengah produk dan market.

Selain itu, marketing hotel juga harus mampu melihat tren apa yang tengah terjadi di masyarakat. Menurutnya, saat ini tren digital telah berkembang di industri pariwisata dan banyak melibatkan kalangan milenial di dalamnya.

“Kalau dulu kita yang aktif mencari customer, nah dengan revolusi industri jadinya semua orang bisa melihat dan memberikan alternatif perjalanannya melalui digital. Kita sudah tidak bisa lagi menggunakan strategi secara manual, sudah harus digital karena sekarang semuanya berubah ke milenial,” ucapnya.

BACA JUGA:  PHRI BIKE TOUR 2022 Berhadiah Rp72 Juta

Di kesempatan yang sama, Verdyka sebagai perwakilan Google mengatakan bahwa saat ini orang yang melakukan pencarian hotel secara online sudah mencapai 73 persen. Mereka mampu melakukan booking hotel secara online karena dinilai lebih cepat dan mudah.

Booking online juga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, itu yang menjadi pertimbangan mereka. Mereka juga dapat dengan mudah memperoleh informasi terkait harga, lokasi, dan promosi dengan melakukan riset di online,” ungkap Verdyka.

Dengan adanya informasi tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku hotel dalam meningkatkan penjualannya. Para pelaku hotel harus melek teknologi agar dapat mengembangkan bisnisnya melalui digital, seperti pembuatan website hotel hingga membuat media sosial terkait hotelnya.

“Karena untuk hari ini yang datang ada lebih dari 100 orang yang kebanyakan diisi oleh orang-orang hotel di sekitar Jakarta, Bogor, dan Tangerang. Jadi, diharapkan dengan seminar ini mampu memberikan informasi yang baik untuk meningkatkan okupansi mereka,” ungkap Lisa.

spot_img
spot_img
spot_img

Akkulla Seminyak Akan Dibuka Oktober 2026, Tawarkan Diskon Pembukaan 30%

Elite Havens, perusahaan manajemen dan pemasaran vila mewah di Asia, mengumumkan bahwa Akkulla, kompleks...

THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Gelar Fashion Show Inklusif

JAKARTA, Venuemagz.com – Sepuluh anak melangkah satu per satu di area lobi hotel. Mereka...

Generasi Terbaru Printer EcoTank: Cetak Lebih Cepat, Biaya Lebih Hemat

Jakarta, Venuemagz.com – Kebutuhan mencetak dokumen tidak pernah benar-benar hilang, baik untuk menyelesaikan pekerjaan...

Ocean Mantra Village Hadir di Indonesia, Tawarkan Pengalaman Retret yang Sesungguhnya

Jakarta, Venuemagz.com -- Ocean Mantra Village resmi dibuka di Indonesia sebagai destinasi retret yang...

Rakernas PHRI 2026 Hadirkan Solusi dalam Menghadapi Dinamika Ekonomi Nasional

Semarang, Venuemagz.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) resmi menggelar Rapat Kerja Nasional...

Perhotelan dan Pariwisata Terimpit Efisiensi, Mendesak Relaksasi dan Insentif

Di tengah gelombang kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah, industri perhotelan dan pariwisata Indonesia...

Kementerian Ekonomi Kreatif Siap Berkolaborasi dengan PHRI

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf/Kabekraf) Teuku Riefky Harsya menerima audiensi dari Perhimpunan...