Strategi OYO Menuju New Normal

Wednesday, 10 June 20 Bonita Ningsih
OYO Hotels & Homes

Industri hospitality merupakan salah satu yang paling terdampak akibat pandemi COVID-19. Berbagai kebijakan pergerakan masyarakat, pembatasan sosial, dan penutupan akses perjalanan membuat okupansi hotel mengalami penurunan, baik bagi pelaku industri berskala besar maupun kecil.

Hal tersebut pun memaksa industri untuk mampu beradaptasi terhadap kondisi saat ini dan bersiap menghadapi fase new normal. Salah satunya yang dilakukan oleh jaringan akomodasi OYO Hotels and Homes Indonesia untuk tetap bertahan dan beradaptasi dalam setiap perubahan yang ada.

Beradaptasi pada perubahan merupakan kunci bagi pelaku industri hospitality untuk tetap bertahan di tengah tekanan ekonomi saat ini. Dalam hal ini, OYO tetap berkomitmen untuk berorientasi pada strategi bisnis jangka panjang, fokus menjaga kekuatan finansial, dan juga independensi. Ketiganya menjadi kunci utama bagi operasional dan performa bisnis perusahaan.

Eko Bramantyo, Country Head Emerging Business OYO Indonesia, menjelaskan, sebagai langkah konkret, fokus OYO adalah memastikan sumber pendapatan terus optimal. Tak hanya dari sisi bisnis akomodasi, tetapi juga non-akomodasi, baik di Indonesia maupun secara global. Selain itu, OYO juga akan memastikan untuk tetap memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan.

“Penyesuaian yang kami lakukan saat ini pun tetap mempertimbangkan skala prioritas bagi karyawan dan mitra kami. Kami memastikan setiap karyawan kami tidak kehilangan pekerjaannya dan terus mendukung bisnis mitra kami agar tetap berjalan di tengah situasi sulit ini,” jelas Eko.

OYO juga terus berupaya untuk membantu dan mendukung para mitranya agar bisnis mereka tetap berjalan melewati kondisi sulit ini dan mampu beradaptasi menghadapi new normal. Beberapa hal yang telah dilakukan ialah menerapkan standar operasional sesuai dengan protokol kesehatan serta rekomendasi strategi bisnis yang relevan dengan situasi pandemi ini.

Dengan diperbolehkannya sektor perhotelan di Indonesia untuk beroperasi kembali, OYO berkomitmen untuk memaksimalkan segala kesempatan yang ada. Meskipun dengan berbagai keterbatasan dan tantangan yang dilalui, pihaknya akan memaksimalkan kesempatan ini untuk keberlangsungan bisnis para mitranya.

Selain itu, berbagai inisiatif dan kolaborasi juga terus digalakkan sebagai upaya mengurangi dampak dari pandemi. Di bawah kampanye #FightCovidwithOYO dan #OYOkuatlawancorona, OYO terus memastikan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak dari pandemi bagi para karyawan, mitra, dan pelanggannya.

Eko mengatakan, langkah nyata yang sudah dilakukan OYO ialah dengan melindungi para mitra pemilik properti untuk melewati krisis, meringankan beban para tenaga medis yang berada di garda depan penanganan COVID-19, membantu para wisatawan yang terpaksa terisolasi di sejumlah wilayah, serta membantu masyarakat setempat yang membutuhkan atau disarankan untuk melakukan isolasi mandiri.

Dalam hal ini, OYO berkolaborasi dengan OYOpreneur, para mitra, pemerintah, dan otoritas setempat untuk menjalankan aksi positif memerangi virus COVID-19. Eko juga berterima kasih pada pihak rumah sakit di berbagai negara tempat OYO beroperasi karena telah mendukung inisiatif OYO dalam membantu penanganan pandemi ini.

“Kami menyadari bahwa solidaritas dan kolaborasi yang terintegrasi menjadi kunci untuk mempercepat penanganan COVID-19 dan meminimalisir dampaknya. Kami sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu kami dalam menangani pandemi ini,” ungkapnya lagi.