RedTop Hotel Gunakan UVC Lightning Untuk Tangkal COVID-19

Monday, 14 September 20 Bonita Ningsih
RedTop Hotel

Meningkatnya jumlah kasus COVID-19 mengubah kebiasaan dan gaya hidup masyarakat ke arah yang lebih sehat. Penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi salah satu caranya agar masyarakat dapat beraktivitas secara produktif setiap harinya.

Melihat kondisi tersebut, PT Datascrip, menggelar webinar bertemakan “Berinteraksi dan Beraktivitas dengan Sehat dan Cermat” yang dibawakan oleh dr. Teuku Adifitrian (dr. Tompi) selaku Dokter Bedah Plastik dan Pemilik Klinik Beyoutiful, serta Bugi Bawono selaku F&B Manager RedTop Hotel. Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian Datascrip e-Expo 2020 yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 12 September 2020.

Liana Setiawan, Direktur PT Datascrip, mengatakan, pada saat pandemi berbagai cara telah dilakukan untuk dapat bekerja secara maksimal, meskipun hanya di rumah. Selain menerapkan protokol kesehatan yang disiplin, dukungan kecanggihan teknologi juga menjadi sarana untuk berkomunikasi agar koordinasi tetap dapat berjalan. Webinar ini juga menjadi salah satu cara dalam menggunakan teknologi yang baik selama masa pandemi.

“Kita dapat belajar gaya hidup sehat dari pembicara dr. Tompi bersama Bugi Bawono dari RedTop Hotel melalui webinar ini,” ujar Liana.

Sebagai salah satu pelaku usaha di dunia perhotelan, RedTop Hotel melakukan banyak cara guna mencegah penularan COVID-19. Bugi menjelaskan berbagai langkah yang telah dilakukan di antaranya ialah menerapkan physical distancing, membersihkan seluruh area hotel dengan cairan disinfektan, hingga mensterilkan ruangan kamar hotel ataupun area meeting room dengan UVC Lightning usai digunakan.

Bugi mengatakan, pembersihan menggunakan UVC Lightning ini dinilai ampuh untuk mencegah perkembangbiakan COVID-19. Selain membersihkan benda-benda, UVC Lightning juga mampu mensterilkan udara di ruangan.

RedTop hotel juga menerapkan sistem touchless dengan bantuan QR code untuk berbagai kegiatan di hotel. Selain itu, pegawai hotel juga rutin melakukan rapid test setiap bulannya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19.

“Berbagai protokol kesehatan sudah kita lakukan mulai dari pintu masuk hingga tamu masuk ke kamar hotel. Kami harap langkah yang dilakukan ini dapat mengurangi risiko penularan COVID-19 di area hotel,”  kata Bugi.

Penularan virus COVID-19 memang dapat dilakukan berbagai macam cara, seperti kontak fisik, percikan air liur, hingga melalui obyek benda yang sebelumnya disentuh oleh orang yang terpapar virus tersebut. Oleh karena itu, dr. Tompi, memberikan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh masyarakat di mana pun dan kapan pun. Beberapa di antaranya ialah melakukan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan, rajin berolahraga, penuhi nutrisi tubuh, dan hindari stres.

Sementara itu, untuk mendeteksi seseorang terjangkit COVID-19 dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya ialah melakukan Rapid Test Antigen. Menurutnya, metode ini dinilai lebih efektif karena mampu mendeteksi virus yang berada di dalam tubuh. Metode lain yang dapat dilakukan ialah dengan melakukan CT Scan Thorax karena mampu mendeteksi flek yang ada di paru-paru seseorang.

“Tidak hanya dari individunya yang menerapkan protokol kesehatan ini, tetapi bagi pemilik kantor tempat kita bekerja juga harus memantau terus protokol di area kantornya. Hal-hal yang harus diperhatikan itu seperti ventilasi ruangan dan durasi orang yang berada dalam satu ruangan,” jelasnya.