BerandaLiterasi DigitalDigital Skill Kunci Peningkatan Daya Saing

Digital Skill Kunci Peningkatan Daya Saing

Published on

spot_img

Pandemi Covid 19 menjadikan kegiatan yang sebelumnya dapat dilakukan secara tatap muka, seperti penjualan, pekerjaan kantor, sampai pendidikan, sekarang harus dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Keadaan ini menjadikan semua pihak tergagap-gagap untuk mengantisipasinya.

“Contohnya dunia pendidikan, sebelumnya kegiatan pembelajaran dilakukan dengan tatap muka, sekarang harus dilakukan dengan sistem dalam jaringan (daring). Hal ini menjadikan masalah sendiri bagi guru dan siswa,” kata Agung Gita Subakti, Lecturer Specialist S2 Business Hotel Management Universitas BINUS dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur (6/7/2021).

Menurutnya, guru dan siswa yang belum atau tidak mengenal sistem pembelajaran daring sekarang dituntut untuk dapat berinteraksi dalam pembelajaran dengan sistem daring. Apalagi, beragam aplikasi hadir untuk mendukung pembelajaran yang dilakukan secara daring seperti Zoom, Cisco WebEx, Mentimeter, Kahoot, dan lain-lain.

BACA JUGA:  TIK Semakin Canggih, Begini Dampak Positifnya

Konektivitas digital yang meningkat membuat masyarakat harus adaptif dan responsif, terutama dari sisi pemahaman tren dan penguasaan perangkat teknologi. Apalagi di masa pandemi, banyak keterampilan digital yang diperlukan agar mampu bertahan dalam cepatnya penetrasi teknologi di kehidupan sehari-hari. Namun sayangnya, kompleksitas masyarakat Indonesia membuat proses pengembangan keterampilan (skill upgrading) menjadi tantangan pengembangan SDM Indonesia secara umum.

Dalam survei IMD World Digital Competitiveness 2019, daya saing Indonesia masih berada di peringkat 56 dari 63 negara. Angka ini termasuk rendah dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN. “Memiliki digital skills merupakan salah satu kunci peningkatan daya saing, tidak hanya bagi angkatan kerja tetapi juga masyarakat umum,” kata Agung.

BACA JUGA:  Mau Jadi YouTuber, Ini Tipsnya

Digital skill, lanjutnya, adalah kemampuan untuk menggunakan perangkat digital, aplikasi komunikasi dan jaringan untuk mengakses dan mengelola informasi. Sehingga memungkinkan untuk membuat dan berbagi konten, berkomunikasi dan berkolaborasi dan memecahakan masalah untuk pemenuhan diri yang efektif dan kreatif dalam kehidupan, pembelajaran, pekerjaan, dan kegiatan sosial pada umumnya.

Selain digital skill, setiap individu juga perlu menguasai literasi digital untuk beradaptasi di zaman yang penuh dengan lautan informasi. Kecakapan ini serta mengantisipasi penyebaran informasi negatif.

“Karena literasi digital sama pentingnya dengan membaca, menulis dan pembelajaran ilmu lainnya. Setiap orang hendaknya dapat bertanggung jawab terhadap bagaimana menggunakan teknologi untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.”

BACA JUGA:  Banyak Beredar Berita Palsu, Begini Ciri-Cirinya

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Hotel KHAS Parapat Hadirkan Kenyamanan Menginap yang Autentik di Danau Toba

Parapat, Venuemagz.com — Terletak di tepi Danau Toba yang memukau, KHAS Parapat menghadirkan pengalaman...

MoreFood Expo Indonesia 2026 Jembatani Bisnis F&B Lokal ke Pasar Internasional

Jakarta, Venuemagz.com -- Pameran industri Food & Beverage (F&B) Indonesia kembali dimeriahkan dengan kehadiran...

Hotel KHAS Parapat Hadirkan Kenyamanan Menginap yang Autentik di Danau Toba

Parapat, Venuemagz.com — Terletak di tepi Danau Toba yang memukau, KHAS Parapat menghadirkan pengalaman...