Generasi Z Perlu Tingkatkan Skill Digital

Saturday, 03 July 21 Venue
Edu Gears Exhibition

Generasi Z memiliki kecenderungan untuk digantikan oleh komputer. Hal itu disampaikan Eni Mahzuman, Guru SMK Negeri 1 Tambakboyo dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (2/7/2021).

“Karena di masa ini, segalanya sudah canggih dan berbasis digital. Maka dari itu, Generasi Z perlu meningkatkan skill digital,” ujar dia.

Merupakan tantangan bagi Generasi Z, lanjut Eni, maka upaya yang dapat dilakukan adalah menjadi kreatif, meningkatkan skill komunikasi, collaboration atau kerja sama, dan berpikir kritis terutama dalam mencerna informasi dari media sosial.

Eni mengatakan, adanya literasi digital, bertujuan agar generasi muda atau Generasi Z ini mampu bijak dalam menggunakan media digital, termasuk dalam menyebarkan dan menerima informasi melalui internet. “Hal-hal yang dapat generasi muda lakukan dengan adanya digital literasi, yaitu membuat konten positif seperti edukasi, membuka bisnis online, atau mempromosikan karya berupa tulisan, desain, dan sebagainya.”

BACA JUGA:   Membangun Personal Branding di Media Sosial

Generasi Z, menurut Eni, memiliki karakteristik kebebasan belajar. “Jadi mereka belajar itu sesuai keinginan dan diakses melalui internet dengan mudah. Kemudian, menyukai hal baru yang praktis. Generasi Z juga terkoneksi dengan internet. Mereka lebih baik memilih ketinggalan dompet dibandingkan dengan ketinggalan gawai.”

Fenomena pada Generasi Z yang terjadi adalah lebih menyukai visual dibandingkan audio. Karena itu, dalam pembelajaran Generasi Z harus disuguhkan visualisasi yang menarik. Lalu, Generasi Z tidak cukup dengan menggunakan satu media saja. Dalam artian, mereka berinteraksi dengan banyak media.

BACA JUGA:   Bahaya Pornografi dan Cara Menangkalnya

“Generasi Z juga terkenal dengan sifat individualis. Mereka sudah terbiasa asyik dengan dunia sendiri dan jarang berinteraksi dengan orang lain. Dikhawatirkan mereka akan menjadi pribadi individualis,” tuturnya.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Ketika Anak Tak Bisa Lepas Dari “Permen Digital”

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).