BerandaLiterasi DigitalJangan Sampai Milenial Menjadi Generasi Hoaks

Jangan Sampai Milenial Menjadi Generasi Hoaks

Published on

spot_img

Berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, orde milenial menurut Muzanni, Ketua satu GP Ansor Kabupaten Sumenep, tidak hanya eksis di dunia nyata, tapi juga di dunia Maya. Karena itu, dibutuhkan persiapan yang lebih dari generasi Milenial untuk menghadapi tantangan zaman.

“Hoaks lahir dan muncul di Milenial di tengah perkembangan teknologi. Semua orang bisa membuat media, manipulasi fakta, dan memunculkan ruang publik. Kita harus membijaki diri kita sendiri,” ujarnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (20/9/2021).

Menurut dia, jika pada saat seperti sekarang ini generasi milenial malah turut memproduksi dan menyebarkan kabar bohong, maka generasi selanjutnya justru akan menyalahkan generasi sekarang ini sebagai generasi hoaks.

BACA JUGA:  10 Etika Berinteraksi Di Dunia Maya

“Jika terjadi, maka jangan salahkan jika masa Milenial sekarang ini kedepannya disebut generasi hoak. Karena itu, generasi Milenial jangan hanya sibuk sendiri, tapi juga harus mulai menata nilai-nilai sosial,” ujar Muzanni.

Dia menuturkan, Generasi Milenial diharapkan dapat lebih bisa melahirkan hal-hal yang positif dan bisa menata nilai-nilai sosial yang selama ini ada di tengah masyarakat. Milenial jangan sampai dicap sebagai generasi penyubur berita bohong atau hoaks.

“Milenial jangan berdiam diri harus membangun sebuah hal positif. Dalam posisi perpolitikan hari ini juga menghasilkan sebuah tantangan, yakni melawan hoaks,” katanya.

BACA JUGA:  Menerapkan Budaya dalam Ekonomi Digital

Saat ini, kata Muzanni, semua masyarakat Milenial sudah berpikir ke gagasan masyarakat hingga ke tingkat 5.0. Yakni bagaimana membangun sumber daya manusia yang lebih produktif dan optimal.

Pada masa Orde Baru, hal-hal positif yang patut dicontoh, misalnya keberhasilan membawa Indonesia masuk kepada industri pembuatan pesawat terbang. Padahal, ketika itu tingkatan masyarakatnya baru pada tahap 3.0.

“Masyarakat yang hidup di 2.0 dan 3.0 hidup di masa orde baru. Di orde milineal seperti sekarang ini harus menjadikan Indonesia lebih visioner menyambut tahun 2045,” ujar dia.

BACA JUGA:  Jangan Anggap Enteng Kecanduan Gawai

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

spot_img

Lima Pengalaman Premium di South West Australia, dari Bertemu Lumba-Lumba Hingga Berburu Truffle

Jakarta, Venuemagz.com — Di tengah tren perjalanan berbasis pengalaman, South West Australia muncul sebagai...

Artotel Sanur Bali Rayakan Ulang Tahun Ke-10 Lewat Aksi Sosial

Bali, Venuemagz.com – ARTOTEL Sanur Bali memasuki usia 10 tahun dengan cara yang berkesan:...

Konser Kahitna dan Aldi Taher Meriahkan Satu Dekade Buttonscarves

Jakarta, Venuemagz.com - Brand fashion asal Asia Tenggara, Buttonscarves, merayakan ulang tahun ke-10 dengan...

Debat EO Membuka Batas: Antara Profesionalisme dan Praktik Pemain Proyek

Jakarta, Venuemagz.com -- Perdebatan antara Ketua Backstagers Indonesia Andro dan ekonom Said Didu tak...

Lima Pengalaman Premium di South West Australia, dari Bertemu Lumba-Lumba Hingga Berburu Truffle

Jakarta, Venuemagz.com — Di tengah tren perjalanan berbasis pengalaman, South West Australia muncul sebagai...

Artotel Sanur Bali Rayakan Ulang Tahun Ke-10 Lewat Aksi Sosial

Bali, Venuemagz.com – ARTOTEL Sanur Bali memasuki usia 10 tahun dengan cara yang berkesan:...

Konser Kahitna dan Aldi Taher Meriahkan Satu Dekade Buttonscarves

Jakarta, Venuemagz.com - Brand fashion asal Asia Tenggara, Buttonscarves, merayakan ulang tahun ke-10 dengan...