BerandaLiterasi DigitalKarakter dan Perilaku Pelaku Bullying

Karakter dan Perilaku Pelaku Bullying

Published on

spot_img

Perundungan atau bullying bisa saja menimpa baik anak-anak maupun orang dewasa. Pelaku bullying biasanya memiliki niat untuk menyakiti atau menindas korban secara terus-menerus.

“Ada karakter pelaku bullying yang bisa terlihat, terutama dari sisi emosionalnya. Regulasi emosinya kurang, gampang marah, gampang tersinggung, susah mengontrol emosi,” Kata Abdul Fattah Wahhab, Founder Masked Hero Corp, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (24/4/2021).

Pelaku bullying, kata dia, biasanya memiliki perilaku agresif di mana jika merasa marah, maka seseorang itu bisa melakukan kekerasan fisik maupun verbal. Di sinilah bullying yang dilakukan seseorang bisa terlihat. Selain itu, seorang pelaku bullying biasa bersifat cenderung ingin berkuasa dan mendominasi. Biasanya juga memiliki sifat kurang empati pada orang lain.

BACA JUGA:  Jangan Anggap Enteng Kecanduan Gawai

“Konsep dirinya negatif, sehingga mencari kompensasi dengan tindakan bullying agar disegani, ditakuti,” ujar Abdul.

Pelaku bullying, lanjut dia, biasanya sudah terbiasa atau terpapar dengan kekerasan, baik di keluarganya maupun di lingkungan sekolah atau permainan.  Sementara akhir-akhir ini kasus bullying berakhir dengan adanya upaya bunuh diri dari sang korban. Akibatnya tekanan yang didapatkan dari orang sekitarnya.

BACA JUGA:  Temukan Manfaat Digitalisasi

“Sayangnya, tidak semua pelaku menyadari bahwa ia sudah melakukan perilaku tersebut. Jangan sampai selama ini secara tidak sadar kita juga sudah melakukannya,” tuturnya.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:  Taktik Baru Serangan Siber

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

spot_img
spot_img

IIMS 2027 Menggunakan Area yang Lebih Luas di JIExpo

Jakarta, Venuemagz.com — Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara pameran otomotif berskala internasional di Indonesia, mengumumkan peluncuran Indonesia...

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...

The Hari Singapore Akan Dibuka pada 2027

Singapura, Venuemagz.com – Harilela Hotels menargetkan Singapura sebagai lokasi ketiga bagi brand hotel prestisiusnya,...

IIMS 2027 Menggunakan Area yang Lebih Luas di JIExpo

Jakarta, Venuemagz.com — Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara pameran otomotif berskala internasional di Indonesia, mengumumkan peluncuran Indonesia...

Fuji Rock Festival Picu Tren Wisata Berbasis Musik

Jepang, Venuemagz.com – Agoda Company Pte. Ltd., yang mengoperasikan platform perjalanan digital Agoda, mengungkapkan...

Jakarta International Pet Show 2026 Hadirkan Pengalaman Dunia Pet yang Edukatif dan Menghibur

Jakarta, Venuemagz.com – Dyandra Mavic Internasional akan menghadirkan Jakarta International Pet Show (JIPS) pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention...