Membangun Persona Sebagai Trusted Seller

Saturday, 20 November 21 Venue

Mendapat kepercayaan dari pelanggan bukanlah sesuatu yang sulit. Namun, menurut Eflina Mona, Profesional MC & Lecturer Public Relations Binus University, tidak berarti mudah juga.

“Sebagai pebisnis, Anda perlu membangunnya dari awal agar menjadi trusted seller,” kata dia dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (19/11/2021).

Misalnya, kata dia, memberikan informasi yang jelas, pelayanan yang memuaskan, dan sikap tanggap cepat apabila menerima keluhan dari pelanggan. Eflina mengatakan, kenapa banyak pebisnis yang masih saja kurang mendapat kepercayaan dari pelanggan. Hal itu, katanya, ada banyak faktor.

“Salah satunya membangun bisnis yang terkesan asal-asalan. Yang penting mendapatkan keuntungan tanpa memperhatikan brand produk serta bisnis secara keseluruhan,” ujar dia.

Padahal, lanjut Eflina, asalkan dikelola secara serius, setiap bisnis pasti memiliki tuahnya, termasuk pebisnisnya. “Dia tak hanya menggaet pelanggan, kemudian menjadi loyal melainkan juga membangun persona sebagai trusted seller,” katanya.

Eflina mengatakan, terdapat lima hal yang perlu diketahui untuk membangun persona sebagai trusted seller:

  • Ceritakan Pengalaman Bisnis Anda
BACA JUGA:   Waspadai Tiga Ancaman Digital Berikut Ini

Bagi pelanggan yang baru pertama kali bertemu atau bertransaksi, sebaiknya Anda perlu menceritakan bagaimana mulanya memulai bisnis. Anda bisa menceritakan lewat seminar. Atau Anda bisa menuliskannya di situs web bagian “Tentang Kami”. Dari sana, pelanggan akan memerhatikan dengan seksama. Apa yang bisa diamati dan dipelajari. Siapa tahu pelanggan Anda justru ingin menjadi drop shipper atau reseller. Ceritakan pula visi dan misi membangun bisnis Anda. Bagaimana mengelola brand produk, memperkenalkan produk kepada pelanggan, hingga meningkatkan tingkat penjualan. Maka, dengan demikian, pelanggan memahami bahwa Anda adalah trusted seller.

  • Informasi yang Jelas

Setiap pelanggan pasti membutuhkan informasi jelas. Misal, bagaimana memilih metode pembayaran yang tepat, memberikan pelanggan invoice agar tidak lupa dalam membayar, atau memahami produk mana yang sebaiknya dipilih pelanggan. Kesemuanya bisa Anda jelaskan secara lisan atau tulisan di dalam situs. Misal produk pakaian, maka bisa menuliskan bahan, ukuran, pilihan warna, dan harga. Informasi jelas membuat pelanggan mudah menentukan pilihan.

  • Fungsikan Media Sosial dengan Baik
BACA JUGA:   Jejak Digital Bisa Membawa Sial

Zaman serba digital membuat peluang bisnis terbuka lebar. Salah satu caranya dengan pengelolaan media sosial. Untuk saat ini, biasanya pelanggan akan mengecek Instagram, Facebook, atau situs web Anda. Dari sana, pelanggan akan menilai. Sebab, tidak bisa dipungkiri ada pebisnis yang hanya memanfaatkan media sosial demi mengeruk keuntungan. Dia mengambil gambar milik kompetitor tanpa perlu meminta izin. Hal tersebut bukanlah itikad baik. Ciptakanlah interaksi dengan pelanggan melalui media sosial.

  • Tampilkan Review dari Pelanggan

Apakah Anda sering mendapatkan bintang lima dari pelanggan? Jika iya, kabarkan kepada pelanggan. Apalagi jika pelanggan merasa puas dengan memberikan komentar yang positif terhadap produk Anda. Pelanggan sering kali percaya dengan kualitas produk Anda berdasarkan pengalaman dari pelanggan lain. Ketika ada pelanggan yang memberikan review negatif maka bisa jadi pelanggan mencari kompetitor lain. Agar mendapatkan review yang baik yaitu memberikan pelayanan memuaskan bagi pelanggan. Sebab, dengan sendirinya, pelanggan akan memberikan review dan komentar positif pada produk Anda.

  • Buatlah Transaksi Menjadi Mudah
BACA JUGA:   Pemasaran Melalui Media Sosial, Ini Manfaatnya

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan dalam bertransaksi? Jika iya, Anda disarankan tidak meniru cara pelayanan yang pernah Anda alami. Sebagai pebisnis, Anda perlu memberikan kemudahan bagi pelanggan. Salah satunya melalui metode pembayaran yang tepat.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).