Perkembangan zaman dan digitalisasi membuka banyak peluang usaha baru untuk menambah pendapatan. Salah satunya menurut Alex Iskandar, Managing Director, adalah online marketing yang kini semakin dicari oleh banyak orang.
Alex menjadi saksi hidup bagaimana online marketing mengubah hidupnya. Puluhan tahun berkecimpung di dunia akutansi dan keuangan, Dia baru belajar tentang online marketing di usia 40 tahun.
“Di usia 40 tahun saya baru belajar online marketing, dan lanjut sampai sekarang memiliki perusahaan,” kata dia dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Merauke, Papua, Kamis 18 November 2021.
“Ini bukti bahwa online marketing bisa dipelajari oleh siapapun, siswa SMA, mahasiswa, karyawan, bahkan ibu rumah tangga,” ujar dia menambahkan.
Alex mengatakan, online marketing adalah cara mempromosikan suatu bisnis secara online, menggunakan internet. Promosi ini bisa dilakukan secara gratis, bisa juga berbayar. Tentunya, jangkauan dan daya tembus promosi berbeda-beda tergantung jenisnya.
“Bayar pun mulai dari Rp 20.000 saja, sudah bisa beriklan di Google, atau media sosial seperti Instagram dan Facebook. Artinya bisnis Anda dilihat oleh lebih banyak orang, di luar lingkaran Anda,” tambahnya.
Menurutnya, ada tiga kemampuan online marketing yang dibutuhkan agar promosi sukses dan meningkatkan popularitas bisnis Anda. Pertama, adalah kemampuan SEO atau Search Engine Optimization. SEO adalah teknik yang membuat mesin pencari seperti Google atau Bing, menampilkan situs bisnis Anda di halaman terdepan dan paling atas.
Kemampuan SEO bisa dipelajari secara gratis, tapi membutuhkan waktu yang cukup lama dan hasilnya tidak akan instan. Kedua, adalah Search Engine Marketing atau SEM. SEM merupakan jenis promosi berbayar yang membuat iklan bisnis Anda selalu direkomendasikan oleh mesin pencari.
“Penghitungan biayanya beragam, mulai dari cost per click, cost per view, dan lain-lain. Iklan yang ditampilkan bisa berupa teks, gambar, maupun animasi dan video,” ujar Alex.
Ketiga, adalah social media marketing. Teknik marketing ini menggunakan media sosial untuk mempromosikan bisnis. Salah satu contoh penggunaan social media marketing adalah penggunaan influencer.
“Marketing dengan influencer kan ada yang gratis, sifatnya kerja sama produk. Ada juga yang bayar, jika influencernya sudah terkenal bayarannya bisa sangat fantastis, mencapai ratusan juta,” tutur Alex.
Alex mengatakan, ketiga teknik online marketing ini bisa dipelajari oleh siapapun dengan hanya bermodalkan smartphone dan internet. Materi pembelajaran tersedia di berbagai situs yang bisa diunduh secara gratis.
“Kalau mau gratis bisa lewat Youtube belajarnya. Kalau mau yang lebih ekstensif, lebih dalam, supaya lebih paham, bisa juga mengikuti kursus atau seminar,” kata dia.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).





