Social Media Specialist, Profesi Menggiurkan di Era Digital

Wednesday, 10 November 21 Venue

Di Era digital, profesi pekerjaan pun menjadi lebih beragam. Salah satunya sebagai Social Media Specialist.

Menurut Ervita Delima Sari, Sosial Media Specialist PT Pos Indonesia, bagi sebagian orang, profesi ini hanya memiliki tanggung jawab untuk “mengurusi” akun-akun sosial media yang dimiliki perusahaan, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Path, atau Google+. Sebagian juga hanya memahami profesi ini hanya bekerja meng-upload gambar, tulisan, iklan, merespon komentar semata.

“Padahal jika kita menilik lebih jauh, profesi ini sangat menggiurkan dan tentu saja tanggungjawabnya tidak hanya seputar mengupload maupun merespon komentar,” ujar Ervita, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (09/11/2021).

BACA JUGA:   Berperilaku di Dunia Maya, Pahami Tata Caranya

Ervita mengatakan, menjadi seorang Social Media Specialist memiliki tanggung jawab sebagai berikut:

  • Terus meng-update informasi yang mengalir tentang tren terbaru
  • Melakukan pengecekan tentang kompetitor anda, lantas mengevaluasi apakah Anda telah melakukan hal yang benar untuk kemajuan perusahaan/bisnis
  • Membentuk personal connection dengan audience atau klien Anda
  • Melakukan tracking dengan me-mention akun orang/klien/brand lain serta layanan customer service dengan respon komentar dan menjawab pertanyaan, selain itu juga siap menghadapi komplain/respon tak enak dari orang lain terhadap brand Anda dan berkewajiban mengklarifikasinya dengan baik.
  • Rutin mengecek dan melakukan perbaikan konten
  • Membangun komunitas
  • Meningkatkan advocacy brand melalui word of mouth marketing
  • Meningkatkan trust dan kredibilitas di mata komunitas
  • Gunakan juga media sosial untuk sales/marketing
  • Serta adanya benefit melalui SEO
BACA JUGA:   Kecanduan Internet dan Pengaruhnya Pada Tubuh

“Menjadi seorang Social Media Specialist memang tidak bisa dilakukan oleh semua orang, hanya mereka yang memiliki passion terhadap media sosial, dan harus menyukai untuk menjadi aktif di media sosial,” ujar dia.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Pelecehan Seksual di Ruang Digital

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).