Tiga Kunci Berinvestasi Online Dengan Aman

Wednesday, 23 June 21 Venue

Tidak dapat dimungkiri perkembangan internet kini sangat berpengaruh pada aspek-aspek kehidupan, termasuk pada dunia ekonomi dan bisnis. Selain bisnis online, investasi online juga sangat diminati. Investasi online merupakan suatu kegiatan penanaman modal yang diharapkan memperoleh keuntungan di masa depan dengan menggunakan jaringan internet (online).

“Pada era digital ini, seluruh transaksi bisa dilakukan hanya melalui ponsel saja atau online. Termasuk juga untuk transaksi investasi. Hanya tinggal menggulirkan layar ponsel, kita sudah bisa berinvestasi dengan mudah dan cepat,” kata Ziadatul Hikmiah, Dosen Psikologi Universitas Brawijaya, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (17/6/2021).

Namun, kemudahan ini tetap perlu diwaspadai dengan berbagai risiko yang bisa saja terjadi, seperti pembobolan, pembajakan, pencurian data, dan sebagainya. Untuk itu, masyarakat sangat perlu mencermati cara aman berinvestasi online, khususnya di tengah pandemi sekarang ini.

BACA JUGA:   Alih-Alih Konsumtif, Dunia Digital Bisa Membuat Inovatif

Cara aman berinvestasi online yang pertama adalah menggunakan aplikasi investasi yang tepercaya. Kita perlu melakukan riset terkait dengan kredibilitas dari aplikasi yang digunakan. Tidak kalah penting, kita juga perlu memastikan aplikasi tersebut terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kita juga bisa mencermati review pengguna lain yang sebelumnya sudah pernah menggunakan aplikasi tersebut.

Cara aman berinvestasi online yang kedua adalah mewaspadai adanya investasi bodong. Investasi bodong adalah bentuk investasi yang tidak memiliki izin dan skema jelas. Investasi bodong ini tidak memberikan keuntungan, serta hanya memberikan kerugian bagi investor. Jika kita mendapat tawaran investasi dengan iming-iming yang terlalu bagus dan tidak masuk akal, maka kita perlu bersikap skeptis. Selain itu, hati-hati juga apabila kita diminta menyelesaikan transaksi secepatnya.

BACA JUGA:   Enam Tips Memilih Manajer Investasi

Cara aman berinvestasi online yang ketiga adalah memastikan perangkat investasi aman. Menjaga keamanan perangkat sama pentingnya dengan menjaga keamanan koneksi jaringan. Jika menggunakan komputer untuk berinvestasi, maka salah satu opsi yang bisa digunakan adalah perangkat lunak antivirus dan firewall. Jangan pernah membuka tautan atau situs yang mencurigakan, baik melalui ponsel ataupun melalui komputer. Pasalnya, kita rentan terserang malware dari tautan atau situs yang tidak jelas tersebut.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Meninjau Pengaturan Privasi dan Keamanan di Media Sosial

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).