Ada banyak hal yang perlu diketahui dan disiapkan jika sudah familiar dengan aktivitas belanja online. Menurut Andi Nurul Astrid Kaulika Yalolang, Account Manager & Entrepreneur, pengguna digital perlu memahami sejumlah tips and trik agar belanja online tetap nyaman dalam berbelanja dan sesuai kebutuhan dirinya.
“Prinsip utama belanja online, belilah barang sesuai kebutuhan bukan keinginan dengan membuat daftar sebelum belanja dan membeli yang sesuai daftar saja,” kata dia dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (30/11/2021).
Dia mengatakan, agar pengguna hanya berbelanja pada situs yang aman maka lakukan pengecekan apa terdapat gambar gembok pada status bar situs itu. “Ini untuk memastikan website online shopping memiliki fasilitas penjamin keamanan dan kerahasiaan kartu kredit yang berfungsi untuk mencegah pencurian informasi kartu kredit,” ujarnya.
Andi mengajak pengguna membaca peraturan kebijakan situs dan memastikan penjual online bisa menjamin keamanan dan kerahasiaan data pribadi konsumen. Seperti misalnya penjual online menyatakan tidak akan memberikan informasi pribadi pembeli kepada pihak lain tanpa persetujuan dari pihak pembeli. Juga soal kebijakan pengembalian barang atau penggantian uang jika terdapat ketidaksesuaian dengan kesepakatan.
“Dalam belanja online, jangan sampai tergiur dengan harga produk yang murah dan tak masuk akal, pastikan terlebih dahulu kualitasnya, kesesuaian dan keaslian produk dengan cara baca deskripsi produk teliti dan jika ada yang kurang jelas tanyakan ke penjual,” katanya.
Dia berharap, konsumen jangan anti membaca ulasan dari konsumen lain jika membeli produk khususnya sandang seperti baju, celana, dan sepatu. “Aman belanja online dengan periksa harga total. Harga barang biaya bungkus dan ongkos kirim, bandingkan dari beberapa situs penjualan dan manfaatkan jika ada potongan harga,” kata Andi Nurul.
Tetap prinsipnya harga barang mesti standar produk di pasar. “Jika diminta untuk mengirimkan uang muka Down Payment (DP) sebaiknya batalkan transaksi itu. Coba manfaat sistem Cash on Delivery (COD) dan simpan bukti transaksi,” ujar dia.
Menurut Andi, terdapat berbagai risiko dalam belanja online yang harus diwaspadai. Khususnya dari sisi keuangan, karena risikonya kondisi keuangan bisa memburuk akibat suatu pembelian di luar kebutuhan.
Belanja online, kata dia, jika benar pemanfaatannya bisa membawa keuntungan cukup banyak. Beberapa keuntungan itu seperti banyak di akses, karena tidak dimungkiri diskon kerap menjadi fokus utama meledaknya marketplace.
“Harga produk dari belanja online juga biasanya bersaing. Pembeli dapat membandingkan harga dengan mudah tanpa harus menjalin komunikasi langsung. Selain itu, cara pembayarannya belanja online beragam. Bisa antarrekening atau memakai jasa pihak ketiga,” tuturnya.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 -untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).





