Tips Memanfaatkan Fitur Proteksi di Ponsel Android

Thursday, 01 July 21 Venue

Jumlah tindak pidana siber mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskim Polri melaporkan, sepanjang tahun 2019 terjadi sebanyak 4.259 laporan kejahatan siber. Dari ribuan kasus di antaranya merupakan penipuan dan 267 kasus akses ilegal. Adapun pada Januari hingga November 2020 terjadi sebanyak 4.250 laporan kejahatan siber. Dari ribuan kasus, 1.158 kasus di antaranya merupakan penipuan dan 267 kasus akses ilegal.

Taufik Hidayat, Kepala UPT & Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/6/2021) pun memberikan tips untuk  memanfaatkan fitur proteksi di ponsel android agar terhindar dari kejahatan siber. Tujuh tips itu yaitu:

  1. Pastikan memiliki kunci keamanan layar perangkat pada smartphone. Apakah berupa sandi pola maupun angka, hingga face ID.
  2. Optimalkan penggunaan sarana terpercaya saat ingin mendownload aplikasi, misalnya melalui google play untuk android atau app store jika pengguna Apple.
  3. Pastikan untuk melihat dulu review aplikasi sebelum mendownload karena khawatir ada peretas. Perhatikan komentar serta tanda bintangnya, karena khawatir terdapat shortcut yang telah disusupi dan bisa mengarahkan semua data bisa diambil atau dirusak maupun membuat memori ponsel menjadi berat.
  4. Hati-hati dengan wifi publik yang bersifat gratis. Khawatir di sana ada penyusupan dan masuk ke alamat IP kemudian bisa membongkar dan mengambil data. Hal ini juga berlaku dengan bluetooth.
  5. Gunakan antivirus berbayar. Sebab biasanya ada iklan dan khawatir ada shortcut yang disisipi sehingga akan menggangu penggunanya.
  6. Uninstal aplikasi yang sudah tidak digunakan atau ketinggalan, lalu aktifkan screen pinning untuk membuka dan menutup aplikasi mana yang dibuka orang. Fungsi screen pinning adalah melindungi data karena khawatir smartphone saat dipinjam sehingga lewat pinning hanya beberapa aplikasi saja yang bisa dibuka.
  7. Lakukan update android jika sudah diminta. Sebab android merupakan freeware atau open source di mana semua orang bisa mengembangkan dan masuk di dalamnya.
BACA JUGA:   Mengubah Media Sosial Menjadi Panggung Positif

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).