Bali dan Lombok Dipenuhi Wisatawan di Akhir Tahun

Wednesday, 03 January 18   16 Views   0 Comments   Harry Purnama
Wisman Cina di Pantai Jimbaran, Bali
Wisman Cina di Pantai Jimbaran, Bali. Foto: Venuemagz/Erwin

Menyambut awal tahun 2018, sejumlah lokasi wisata ramai dikunjungi wisatawan. Destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan antara lain Bali, Lombok, Yogyakarta, dan Batam. Bali menjadi destinasi wisata paling favorit bagi wisatawan yang ingin merayakan liburan akhir tahun 2017. Menjelang tutup tahun, kedatangan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali melonjak tajam.

Yanus Suprayogi, General Manager PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, mengatakan, kepadatan penumpang terjadi pada 30 Desember 2017 di terminal internasional tercatat sebanyak 83 kedatangan dengan 15.038 pax dan 78 keberangkatan dengan 12.391 pax, sedangkan di terminal domestik sebanyak 126 kedatangan dengan 18.149 pax dan 132 keberangkatan dengan 16.054 pax.

Kedatangan wisatawan menjelang tutup tahun tersebut di antaranya para selebriti dunia, termasuk Pangeran Fahad bin Faisal Al-Saud, yang tiba di Bali pada 28 Desember 2017. Pangeran Fahad merayakan liburan akhir tahun di Bali untuk kedua kalinya dan memamerkan kegiatannya melalui instastory di akun Instagram pribadinya @yolofahad.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali yang ingin merayakan liburan akhir tahun mendorong meningkatnya tingkat hunian kamar hotel berbintang di sejumlah destinasi favorit di Bali. Okupansi hotel bintang di kawasan Nusa Dua Bali pada 30 Desember 2017 tercatat mencapai 81,14 persen, lalu meningkat menjadi 85,83 persen pada 31 Desember 2017. Meningkatnya okupansi hotel juga terjadi di kawasan Seminyak, Sanur, Ubud, dan Kuta. Tingkat hunian kamar hotel di daerah Kuta selatan misalnya, rata-rata mencapai 80 persen.

Data dari Crisis Center Kementerian Pariwisata menunjukkan, kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata di Bali terus meningkat. Misalnya, kunjungan wisatawan di Taman Ujung Karangasem yang pada awal Desember hanya 30-40 orang per hari, menjadi 250 orang per hari sejak 23 Desember 2017. Selain itu, jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata Pura Taman Ayun pun meningkat hampir enam kali lipat pasca-erupsi Gunung Agung, dari sebelumnya 150 menjadi 850 orang per hari.

Sementara itu, lokasi wisata DTW Jatiluwih-Tabanan juga mengalami peningkatan dan kembali normal dari biasanya yang hanya 400 orang per hari kini menjadi 600 orang per hari, dan sekitar 50 persennya adalah wisman. Selain itu, kunjungan wisatawan ke Pura Besakih pun dinyatakan terus meningkat.

Kabar baik juga datang dari Lombok yang juga sempat terdampak erupsi Gunung Agung. Di Bandara Internasional Lombok Terminal Domestik, tercatat ada 81 penerbangan (40 kedatangan dan 41 keberangkatan) dengan jumlah 4.396 pax dan 4.481 pax. Sementara itu, di Terminal Internasional, tercatat ada enam penerbangan (3 kedatangan dan 3 keberangkatan), dengan jumlah 324 pax dan 397 pax. Seperti di Bali, jumlah kedatangan di Bandara Lombok juga meningkat. Hal ini menjadi pertanda bahwa pariwisata di Lombok dalam kondisi ramai.