BerandaNewsBandara di Asia-Pasifik Butuh Bantuan Pemerintah

Bandara di Asia-Pasifik Butuh Bantuan Pemerintah

Published on

spot_img

Airports Council International (ACI) Asia-Pasifik memperingatkan, jika pemerintah tidak melakukan intervensi, sejumlah bandara di Asia-Pasifik dan Timur Tengah akan berada dalam kesulitan finansial.

Menurut perkiraan ACI, pandemi COVID-19 pada tahun 2020 akan menyebabkan kerugian sebesar US$23,9 miliar di Asia-Pasifik dan US$5,7 miliar di Timur Tengah. Pada kuartal pertama 2020, kerugian untuk Asia-Pasifik diperkirakan mencapai US$5,6 miliar. Kerugian tersebut diakibatkan hilangnya lalu-lintas 1,5 miliar penumpang di kedua wilayah.

BACA JUGA:  Ini Strategi Macau Untuk Bidik Pasar Indonesia

Stefano Baronci, Direktur Jenderal ACI Asia-Pasifik, mengatakan bahwa sekitar 10 persen dari total pendapatan tahunan hilang hanya dalam tempo tiga bulan. Setiap penumpang yang hilang pada maskapai sama dengan penumpang yang hilang di bandara. Langkah-langkah bantuan diperlukan sekarang adalah untuk memperkuat seluruh sektor penerbangan, terutama untuk menyelamatkan para pekerja dan memungkinkan pemulihan ekonomi.

Beberapa negara sudah merespons peringatan dari ACI, seperti Amerika Serikat yang menjanjikan bantuan US$58 miliar. Di Singapura, Singapore Airlines telah menerima paket pendanaan S$13 miliar dari Temasek Holdings.

BACA JUGA:  Tour de Singkarak 2015 Hadir Oktober Mendatang

Menurut ACI, data penumpang mingguan awal dari Januari hingga pertengahan Maret di 12 bandara utama Asia-Pasifik yang menangani sekitar 22 persen lalu-lintas di wilayah tersebut menunjukkan penurunan. Puncak penurunan terjadi pada minggu kedua Maret 2020. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, terjadi penurunan lebih dari 80 persen.

BACA JUGA:  Ads Mall, Solusi Bagi Pengiklan dan Media

Konektivitas jaringan bandara yang berada di Asia-Pasifik dan Timur Tengah sangat penting untuk manfaat sosial dan ekonomi jangka panjang. ACI Asia-Pasifik merekomendasikan pendanaan khusus untuk menjaga bandara tetap beroperasi dan memastikan keberlanjutan ekonomi mereka.

Beberapa negara masih mempertimbangkan langkah-langkah apa yang mesti dilakukan ketika krisis terjadi. ACI Asia-Pasifik sangat mengharapkan langkah-langkah kebijakan yang menguntungkan semua pihak di sektor penerbangan tanpa mengurangi preferensi dalam penerbangan.

The Papandayan Jazz Fest 2026 Targetkan 4.000 Pengunjung Selama Dua Hari

Jakarta, Venuemagz.com - The Papandayan Jazz Fest (TPJF) kembali digelar untuk ke-11 kalinya pada...

The Papandayan Jazz Fest Kembali Digelar, Ini Line Up Musisinya

Jakarta, Venuemagz.com - The Papandayan Jazz Fest (TPJF) akan kembali hadir untuk ke-11 kalinya...

Noema Gili Trawangan Terapkan Konsep Ramah Lingkungan Jelang Pembukaan

LOMBOK, Venuemagz.com – Menjelang pembukaannya pada 23 Oktober 2026, Noema Gili Trawangan dari JHL...

IFMAC WOODMAC 2026 Siap Digelar, Hadirkan Teknologi Furnitur hingga Festival Desain 

Jakarta, Venuemagz.com - PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) bersama PT. Nine Koeln Indonesia kembali...

The Papandayan Jazz Fest 2026 Targetkan 4.000 Pengunjung Selama Dua Hari

Jakarta, Venuemagz.com - The Papandayan Jazz Fest (TPJF) kembali digelar untuk ke-11 kalinya pada...

The Papandayan Jazz Fest Kembali Digelar, Ini Line Up Musisinya

Jakarta, Venuemagz.com - The Papandayan Jazz Fest (TPJF) akan kembali hadir untuk ke-11 kalinya...

Noema Gili Trawangan Terapkan Konsep Ramah Lingkungan Jelang Pembukaan

LOMBOK, Venuemagz.com – Menjelang pembukaannya pada 23 Oktober 2026, Noema Gili Trawangan dari JHL...