BerandaNewsBandara di Asia-Pasifik Butuh Bantuan Pemerintah

Bandara di Asia-Pasifik Butuh Bantuan Pemerintah

Published on

spot_img
spot_img

Airports Council International (ACI) Asia-Pasifik memperingatkan, jika pemerintah tidak melakukan intervensi, sejumlah bandara di Asia-Pasifik dan Timur Tengah akan berada dalam kesulitan finansial.

Menurut perkiraan ACI, pandemi COVID-19 pada tahun 2020 akan menyebabkan kerugian sebesar US$23,9 miliar di Asia-Pasifik dan US$5,7 miliar di Timur Tengah. Pada kuartal pertama 2020, kerugian untuk Asia-Pasifik diperkirakan mencapai US$5,6 miliar. Kerugian tersebut diakibatkan hilangnya lalu-lintas 1,5 miliar penumpang di kedua wilayah.

BACA JUGA:  Kunjungan Wisman Hingga Agustus 2017 Naik 25 Persen

Stefano Baronci, Direktur Jenderal ACI Asia-Pasifik, mengatakan bahwa sekitar 10 persen dari total pendapatan tahunan hilang hanya dalam tempo tiga bulan. Setiap penumpang yang hilang pada maskapai sama dengan penumpang yang hilang di bandara. Langkah-langkah bantuan diperlukan sekarang adalah untuk memperkuat seluruh sektor penerbangan, terutama untuk menyelamatkan para pekerja dan memungkinkan pemulihan ekonomi.

Beberapa negara sudah merespons peringatan dari ACI, seperti Amerika Serikat yang menjanjikan bantuan US$58 miliar. Di Singapura, Singapore Airlines telah menerima paket pendanaan S$13 miliar dari Temasek Holdings.

BACA JUGA:  Fotografi Semakin Menyenangkan Dengan Instax Mini LiPlay+â„¢

Menurut ACI, data penumpang mingguan awal dari Januari hingga pertengahan Maret di 12 bandara utama Asia-Pasifik yang menangani sekitar 22 persen lalu-lintas di wilayah tersebut menunjukkan penurunan. Puncak penurunan terjadi pada minggu kedua Maret 2020. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, terjadi penurunan lebih dari 80 persen.

BACA JUGA:  Venue MICE Harus Siap Secara Digital

Konektivitas jaringan bandara yang berada di Asia-Pasifik dan Timur Tengah sangat penting untuk manfaat sosial dan ekonomi jangka panjang. ACI Asia-Pasifik merekomendasikan pendanaan khusus untuk menjaga bandara tetap beroperasi dan memastikan keberlanjutan ekonomi mereka.

Beberapa negara masih mempertimbangkan langkah-langkah apa yang mesti dilakukan ketika krisis terjadi. ACI Asia-Pasifik sangat mengharapkan langkah-langkah kebijakan yang menguntungkan semua pihak di sektor penerbangan tanpa mengurangi preferensi dalam penerbangan.

spot_img
spot_img
spot_img

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...

IHG Hotels & Resorts Akan Membuka Hotel Kimpton Pertama di Indonesia

Bali, Venuemagz.com -- IHG Hotels & Resorts memperkenalkan tampilan perdana Kimpton Suntaya Bali Ubud,...

Samara Lombok Hadirkan Rafa Nadal Tennis Center Pertama di Asia Tenggara

Lombok, Venuemagz.com -- Samara Lombok telah terpilih sebagai lokasi Rafa Nadal Tennis Center pertama...

HONNE Hadirkan Meet and Greet Eksklusif di Aloft by Marriott Kebon Jeruk

Jakarta, Venuemagz.com -- Di Aloft by Marriott, musik selalu menjadi bagian dari pengalaman menginap...