Bangkit, Travelodge Buka 19 Hotel Baru

Monday, 01 February 16 Venue

Travelodge, hotel kelas bujet asal Inggris, mengumumkan rencana pembukaan 19 hotel baru senilai £140 juta atau sekitar Rp2,76 triliun sepanjang 2016 (£1=Rp19.700). Belasan hotel baru tersebut akan menambah jumlah properti Travelodge yang saat ini berada di angka 542 unit dan 31.600 kamar. Ini sekaligus menjadi upaya membuntuti Premier Inn sebagai hotel bujet terbesar di Inggris dengan 700 hotel dan 50.000 kamar.

Ekspansi ini akan menjadi era kebangkitan Travelodge, setelah hampir dinyatakan bangkrut dengan utang sebesar £478 juta (Rp9,42 triliun). Pada Februari 2012, perusahaan investasi asal Amerika Serikat, The Goldman Sachs Group Inc, bersama Goldentree Asset Management dan Avenue Capital mengambil alih kepemilikan Travelodge dari Dubai International Capital. Pada 2013, Peter Gowers ditunjuk sebagai pucuk pimpinan setelah sebelumnya berkarier di InterContinental Hotels.

BACA JUGA:   Hindari Kecelakaan, Kemenparekraf Akan Lakukan Inspeksi di Destinasi Wisata Mulai 3 Juni 2022

Di bawah komando Gowers, Travelodge melakukan renovasi 92 persen kamar dengan investasi mencapai £100 juta atau mencapai Rp1,97 triliun. Renovasi mencakup pengadaan tempat tidur berukuran king hingga mengubah desain kamar dengan konsep kontemporer. Perlahan, kondisi keuangan Travelodge membaik. Pada 2015, hotel ini mengantongi laba sebesar £66,2 juta (Rp1,3 triliun), naik 63,4 persen dari tahun sebelumnya. Hal serupa juga terjadi pada rerata tarif kamar yang tumbuh 11,4 persen atau sekitar £48,19 (Rp949.343) sepanjang 2015.

BACA JUGA:   Sandiaga Uno: Pantai adalah Area Publik, bukan untuk Pribadi

Gowers mengatakan, pengoperasian hotel baru akan menciptakan 450 lapangan kerja baru bagi warga Inggris. Adapun hotel-hotel baru yang akan dibuka berada di Finsbury Park, Poole, Raynes Park Finchlet, East Grinstead, Andover, Bicester, Galsgow, Kings Lynn, Stirling, Thetford, dan Weston-Super-Mare. Selain rencana pembukaan properti, Travelodge juga tengah membidik 250 lokasi hotel baru di Inggris. “Pasar hotel bujet terus menguat seiring kesadaran wisatawan dan pelaku bisnis akan efisiensi biaya. Ini langkah besar bagi kami untuk meningkatkan layanan bagi tamu,” katanya.

BACA JUGA:   Grab Beri Hadiah Wisata Insentif bagi Mitra Pengemudinya

Penulis: Erwin Gumilar