BerandaNewsMelbourne, Kota Konvensi Kesehatan Dunia

Melbourne, Kota Konvensi Kesehatan Dunia

Published on

spot_img

Di antara para penyelenggara konvensi kesehatan, Melbourne sebagai ibu kota negara bagian Victoria merupakan jaminan kesuksesan penyelenggaraan konvensi. Pasalnya, dalam dua tahun terakhir, konvensi kesehatan berprofil tinggi selalu diadakan di kota itu. Lima konvensi kesehatan milik Acute Post Acute Care Service (APAC) saja mampu menghadirkan 35.000 profesional kesehatan. Angka itu saja sudah cukup mengesankan, tetapi statistik kehadiran internasional bahkan lebih mengejutkan: 75 persen dari peserta berasal dari luar Australia. 

Sukses Melbourne bukanlah kisah sukses instan. Butuh persiapan yang hebat agar peserta konvensi dapat puas dengan jadwal acara, baik sebelum maupun setelah acara. Pasalnya, profesional medis memiliki keterbatasan dalam penggunaan uang dari sponsor mereka–yang umumnya perusahaan farmasi. 

BACA JUGA:  MODENA Hadirkan Solusi Energi Ramah Lingkungan

“Dengan basis anggota APAC yang besar dan reputasi Melbourne, konvensi kesehatan menjadi peluang untuk memenuhi tujuan asosiasi agar kehadiran mereka terasa di dunia,” ujar Karen Bolinger, CEO Biro Konvensi Melbourne (MCB). Ia mengaku bekerja untuk mengembangkan hubungan yang kuat dengan asosiasi dan masyarakat di seluruh wilayah untuk membantu menghubungkan dan mendorong segala kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan. 

BACA JUGA:  KEK The Sanur Hadirkan Layanan Operasi dan Bedah Plastik Internasional

Kunci kesuksesan Melbourne menjadi destinasi konvensi bidang kesehatan karena mereka memiliki “Tim Melbourne” yang terus melakukan penawaran dan mendukung konferensi internasional. Mereka menyadari kesuksesan memerlukan dukungan luas dan kolaborasi untuk mencapai tujuan. MCB terus memfasilitasi kolaborasi ini dengan menyatukan negara bagian, Kota Melbourne, dan Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC). 

MCB juga bekerja sama dengan pemasok industri dan akademisi pada berbagai tahap untuk menarik konvensi kesehatan. Setelah memenangkan bidding, kerja sama diperlukan untuk memastikan segalanya berjalan mulus. Dengan demikian, MCB memastikan tahapan pemasaran hingga tahap kegiatan semuanya berjalan dengan baik. 

BACA JUGA:  Canon Luncurkan Printer Profesional Seri Pro dan GP dengan Fitur Canggih

Kolaborasi MCB dengan host lokal, yang merupakan perwakilan dari panitia lokal, termasuk Club Melbourne Duta, memainkan peran penting dalam menarik konferensi besar ke Melbourne. Program ini mengundang para pemangku asas, termasuk komunitas ilmiah Melbourne hingga penelitian HIV yang dipimpin oleh Duta Besar Club Melbourne Profesor Sharon Lewin, yang merupakan faktor utama dalam upaya sukses Melbourne saat menggelar konvensi AIDS 2014.

Penulis: Ludhy Cahyana

Strategi IHG Hotels & Resorts Hadirkan Pengalaman Menginap Berkesan di Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Kebiasaan dan preferensi para pelancong asal Indonesia kini telah mengalami pergeseran...

IHG Hotels & Resorts Perluas Jaringan di Destinasi Berkembang dan DPSP Indonesia 

Jakarta, Venuemagz.com - Jaringan perhotelan global IHG Hotels & Resorts (IHG) semakin agresif memperkuat...

KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta, Industri F&B Gunakan 11 Hall NICE PIK 2

Tangerang, Venuemagz.com – Industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) tidak hanya membutuhkan inovasi...

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 30.000 Buyer

Jakarta, Venuemagz.com – SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka pada 4 November...

Strategi IHG Hotels & Resorts Hadirkan Pengalaman Menginap Berkesan di Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Kebiasaan dan preferensi para pelancong asal Indonesia kini telah mengalami pergeseran...

IHG Hotels & Resorts Perluas Jaringan di Destinasi Berkembang dan DPSP Indonesia 

Jakarta, Venuemagz.com - Jaringan perhotelan global IHG Hotels & Resorts (IHG) semakin agresif memperkuat...

KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta, Industri F&B Gunakan 11 Hall NICE PIK 2

Tangerang, Venuemagz.com – Industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) tidak hanya membutuhkan inovasi...