BerandaNewsEmpati adalah Kunci Branding di Saat Krisis

Empati adalah Kunci Branding di Saat Krisis

Published on

spot_img

Sejak pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan physical distancing, bekerja dari rumah, serta penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), pergerakan orang menjadi berkurang dan mengakibatkan perekonomian menurun.

Untuk itu, Pada 6 Aril 2020 Inventure Knowledge mengadakan webinar dengan judul “Building Brand in The COVID-19 Crisis”. Webinar yang dilaksanakan secara terbatas untuk 100 orang tersebut bertemakan “Every Brand is Empatic Brand“. Bertindak sebagai pembicara adalah Yuswohady, pengamat marketing dan branding.

Menurut Yuswohady, bencana COVID-19 akan mendorong terbentuknya giving society, yaitu masyarakat yang peduli terhadap sesama memerangi wabah tanpa peduli suku, agama, ras, status sosial, golongan, ataupun partai. “Bencana akibat COVID-19 membentuk masyarakat yang peduli, full of love, empathy, dan compassion,” jelas Yuswohadi.

BACA JUGA:  Beijing Bangun Terminal Berkapasitas 72 Juta Penumpang

Yuswo menambahkan, ketika kegiatan ekonomi lumpuh oleh wabah COVID-19, maka kini saatnya untuk melakukan transformasi brand, dari awareness ke pemasaran berbasis advocacy, yaitu strategi pemasaran berbasis konsumen, di mana konsumen yang merasa puas terhadap kualitas atau pelayanan sebuah produk dan jasa akan memberikan dukungannya pada sebuah brand dengan berbagai cara.

BACA JUGA:  Epson Luncurkan SureColor SC-S9130: Solusi Terbaik untuk Industri Signage Profesional

Adapun lima prinsip untuk melakukan branding saat COVID-19 menurut Yuswohady adalah Empathic, Responsible, Useful, Giving, dan Solution.

Di tengah kedukaan konsumen akibat wabah Covid-19, saat ini senjata branding yang paling ampuh adalah empati. Dan tak hanya selama krisis Covid-19, setelah krisis berlalu diyakini akan menjadi new normal dan untuk selanjutnya empati akan menjadi senjata branding yang paling ampuh.

BACA JUGA:  DatascripMall.ID Hadirkan Promo 1st SaleVersary

“Itu sebabnya, mulai saat ini dan setelah musibah usai, setiap brand harus berempati kepada stakeholders-nya dan menjadikan semua brand adalah empathy brand,” ujar Yuswohady.

IHG Hotels & Resorts Perluas Jaringan di Destinasi Berkembang dan DPSP Indonesia 

Jakarta, Venuemagz.com - Jaringan perhotelan global IHG Hotels & Resorts (IHG) semakin agresif memperkuat...

KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta, Industri F&B Gunakan 11 Hall NICE PIK 2

Tangerang, Venuemagz.com – Industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) tidak hanya membutuhkan inovasi...

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 30.000 Buyer

Jakarta, Venuemagz.com – SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka pada 4 November...

Wajah Baru Penang sebagai Destinasi MICE

Penang, Venuemagz.com -- Penang telah lama dikenal sebagai tujuan wisata medis bagi masyarakat Indonesia....

IHG Hotels & Resorts Perluas Jaringan di Destinasi Berkembang dan DPSP Indonesia 

Jakarta, Venuemagz.com - Jaringan perhotelan global IHG Hotels & Resorts (IHG) semakin agresif memperkuat...

KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta, Industri F&B Gunakan 11 Hall NICE PIK 2

Tangerang, Venuemagz.com – Industri makanan dan minuman (food and beverage/F&B) tidak hanya membutuhkan inovasi...

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadirkan 30.000 Buyer

Jakarta, Venuemagz.com – SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka pada 4 November...